www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 April 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Kembali Ditutup Melemah
Bursa

IHSG Kembali Ditutup Melemah

ihsg melemah
IHSG pada perdagangan Senin (15/07) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (25/8) ditutup melemah tipis 3,95 poin ke poisisi 6.895,44. Sementara indeks LQ45 naik 0,37 poin ke posisi 056,72.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (25/8) mengungkapkan, pada perdagangan hari ini IHSG dan bursa regional Asia cenderung terkoreksi menjelang pernyataan petinggi The FedJerome Powel dalam di Simposium tahun Jackson Hole, di Wyoming, AS.

Pasar cenderung bersikap menunggu arah dan pandangan dari Jerome Powell mengenai langkah The Fed selanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Fed Bank of Boston Susan Coolins mengatakan bahwa kenaikan bunga mungkin diperlukan. Perekonomian AS belum cukup untuk menurunkan inflasi secara berkelanjutan, yang menunjukkan bahwa The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Baca juga: IHSG Melemah Terimbas Melambatnya Pemulihan Ekonomi China

Sedangkan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengulangi pandangannya bahwa The Fed harus mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini sambil menilai dampaknya terhadap perekonomian.

Sementara itu, dari China,Komisi Regulasi Sekuritas China di hadapan para eksekutif dana pensiun, beberapa bank besar, perusahaan asuransi, meminta para lembaga keuangan di China tersebut meningkatkan dukungan terhadap pasar.

Namun demikian, kabar tersebut nampaknya belum dapat membantu menstabilkan pasar. yang mana pelaku pasar tampaknya memiliki indikasi pesimis terhadap aksi kebijakan China yang lambat untuk menghidupkan perekonomian mereka.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik sebesar 1,16 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang baku yang masing- masing naik 0,85 persen dan 0,60 persen.

Sedangkan, delapan sektor terkoreksi yaitu sektor industri yang turun paling dalam minus 0,74 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang masing- masing turun 1,03 perse dan 0,74 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KING, NAYZ, NSSS, RMKO dan IMAS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni WINS, PTMP, GIAA, HBAT dan LMAX.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 996.461 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,12 miliar lembar saham senilai Rp9,29 triliun. Sebanyak 191 saham naik, 314 saham menurun, dan 247 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 662,89 poin atau 2,05 persen ke 31.624,30, indeks Hang Seng melemah 255,78 poin atau 1,40 persen ke 17.956,38, indeks Shanghai melemah 18,17 poin atau 0,59 persen ke 3.064,07, dan indeks Strait Times menguat 8,23 poin atau 0,26 persen ke 3.188,95./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Kembali Terguncang, Sentimen Negosiasi AS dan Iran Masih Buntu

JAKARTA, Bisnistoday – Sentimen global masih mendominasi arah pergerakan Indeks Harga Saham...