www.bisnistoday.co.id
Senin , 6 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Kembali Tergelincir ke Zona Merah
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Kembali Tergelincir ke Zona Merah

IHSG Melemah
IHSG MELEMAH ditengah tekanan isu global./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang akhir pekan ditutup melemah seiring masih kuatnya kekhawatiran resesi global usai Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed menaikkan suku bunga. 

IHSG ditutup melemah 113,35 poin atau 1,61 persen ke posisi 6.936,96. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 19,98 poin atau 1,96 persen ke posisi 997,9.”Resesi semakin dekat, semakin terlihat nyata,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Kekhawatiran pelaku pasar dan investor itulah yang telah mendorong Dow Jones turun 2,42 persen dan akhirnya untuk pertama kalinya sejak Januari 2021 ditutup di bawah 30.000.

S&P 500 juga turun hingga 3,25 persen, serta Nasdaq Composite turun 4,08 persen yang menyentuh level terendah sejak September 2020.

Dibuka melemah, IHSG terus menurun hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya BIPI, BAPA, FPNI, MDLN, dan SLIS. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar di antaranya HRUM, MDKA, GOTO, AMDR, dan BRMS.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, hampir seluruh sektor terkoreksi di mana sektor material dasar turun paling dalam yaitu 2,49 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor teknologi masing-masing terkoreksi 1,77 persen dan 1,49 persen.Sementara hanya sektor kesehatan yang berhasil melesat sebesar 1,18 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” di seluruh pasar sebesar Rp782,5 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp1,29 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.243.837 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,87 miliar lembar saham senilai Rp19,57 triliun. Sebanyak 158 saham naik, 362 saham menurun, dan 159 tiak bergerak nilainya.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...