www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Iriana Jokowi Ikut Permainan Tradisional Bersama Anak-Anak
Rona & Film

Iriana Jokowi Ikut Permainan Tradisional Bersama Anak-Anak

IRIANA JOKOWI, bersama para istri Kabinet Indonesia Maju, ikuti permainan tradisional anak-anak.
Social Media

BANYUWANGI, Binsistoday – Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (25/7), Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) mengajak ratusan peserta didik dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) untuk bermain bersama melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Bermain permainan tradisional ini menjadi salah satu  dukungan Ibu Negara terhadap Gerakan Sekolah Sehat (GSS) yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Agustus 2022.

Seperti mengenang masa kecil, Ibu Negara, Ibu Wury Ma’ruf Amin, dan Ibu-Ibu OASE-KIM berbaur dengan anak-anak dan ikut bermain dengan gembira di halaman Pendopo Sabha Swagata komplek Rumah Dinas Bupati Banyuwangi. Ibu Negara beserta rombongan membersamai anak-anak bermain ular naga, patheng dudu, engklek, bola bekel, babalonan sarung, kuartet Banyuwangi hingga melukis layang-layang, hingga memberikan semangat bagi peserta final lomba egrang batok.

Saat dihubungi, Ketua Bidang 1 OASE KIM, Bidang Pengasuhan dan Pendidikan Karakter, Franka Makarim, menyampaikan OASE KIM bersinergi dengan Kemendikbudristek untuk terus mengampanyekan Gerakan Sekolah Sehat, salah satunya dengan menghidupkan kembali berbagai permainan tradisional guna mewujudkan anak Indonesia sehat, cerdas, dan berkarakter.

”Anak-anak yang sehat secara fisik akan mampu belajar lebih optimal. Untuk itu, kita berupaya untuk menghidupkan kembali berbagai olahraga dan permainan tradisional di semua daerah,” tuturnya.

Dalam implementasinya, lanjut Franka, Gerakan Sekolah Sehat berfokus pada pembiasaan tiga pilar sehat di lingkungan sekolah, yaitu  sehat fisik, sehat gizi, dan sehat imunisasi.

“Pembiasaan sehat fisik bertujuan untuk meningkatkan kebugaran, meningkatkan kemampuan koordinasi motorik dan kognitif, menanamkan sikap kerja sama, melatih sportivitas, serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Melalui pembiasaan tiga sehat ini, kita berharap mampu mewujudkan generasi yang sehat, kreatif, cerdas, dan berkarakter,” tegas Franka.

Gerakan Sekolah Sehat

Direktur SD, Muhammad Hasbi menuturkan tiga fokus sehat dalam Gerakan Sekolah Sehat sangat penting untuk dilaksanakan di kalangan peserta didik. Untuk itu, perlu dilakukan adanya peningkatan pemahaman, teladan, dan upaya pembiasaan melalui berbagai kegiatan yang menarik dan menyenangkan, serta perlu adanya kerja sama dari semua pihak, baik sekolah, orang tua, masyarakat, dan pengampu kepentingan lainnya.

“Apa yang kita lakukan hari ini, bermain bersama Ibu Negara, Ibu Wury Ma’ruf Amin, dan OASE KIM merupakan upaya untuk memaksimalkan satu dari tiga pilar yaitu sehat fisik melalui permainan,” ungkap Muhammad Hasbi.

Melalui permainan tradisional ini, Muhammad Hasbi berharap, ada tiga hal yang dicapai yaitu melestarikan nilai budaya yang dimiliki Indonesia, meningkatkan kebugaran peserta didik, serta meningkatkan karakter bergotong royong dengan sesama timnya. “Harapan kita, bermainan permainan tradisional ini menjadi suatu kebiasaan di satuan pendidikan sehingga semakin hari, anak-anak kita semakin bugar dan semakin sehat. Jadi tidak berhenti sampai di sini,” ucap M. Hasbi.

Senada dengan itu, Sufiantoro, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesenian, SDN 2 Blimbingan menuturkan permainan tradisional ini luar biasa karena bisa meningkatkan rasa kebersamaan antar sesama dan bisa meningkatkan kesehatan peserta didik. “Saya yakin anak-anak di sekolah akan banyak yang semangat bermain,” ungkap Sufiantoro.

Senan Bermain Bersama

Dinda Fitri Maharani, siswa kelas VI SD Negeri Kepatihan, mengaku senang bisa bermain dengan Ibu Negara, Ibu Wury Ma’ruf Amin, dan Ibu-ibu OASE KIM. “Saya senang bisa bermain dengan Ibu Jokowi. Tadi saya melukis layang-layang, kegiatan ini membuat saya lebih pintar dalam seni dan membuat lebih paham lagi dengan seni melukis dan pewarnaan,” tutur Dinda yang juga gemar juga bermain engklek.

Sebelumnya, Kemendikbudristek berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Permainan Tradisional yang diikuti oleh 1.275 peserta didik jenjang PAUD dan SD dari 25 kecamatan se-kabupaten Banyuwangi di Lapangan Blambangan, Banyuwangi, pada Sabtu (22/7).

Dalam festival ini digelar berbagai permainan tradisional, baik permainan lokal Banyuwangi maupun sebagian permainan khas nusantara, seperti patheng dudu, dam-daman, egrang bambu, egrang batok, gasingan, bedhil-bedhilan, gobak sodor, engklek, lintang aliyan, jamuran, tarik tambang, balap karung, dagongan, kenthongan, terompetan, jaran kepang, lenggang rotan (hulahop), lompat tali, mobil-mobilan bambu dan masih banyak lagi.

Selain bermain permainan tradisional, Ibu Negara dan rombongan juga melakukan aksi demo cuci tangan dengan sabun dan air mengalir bersama 20 peserta didik PAUD. Ibu Negara dan rombongan juga melakukan gerak bersama lagu Sekolah Sehat yang mengandung pesan ajakan kepada semua anak, orang tua, dan masyarakat untuk membiasakan hidup sehat dengan dimulai dari diri sendiri.

Dalam rangkaian kunjungan kerja Ibu Negara, Ibu Wury Ma’ruf Amin, dan OASE KIM di Kabupaten Banyuwangi, Bidang 1 OASE KIM dengan dukungan dari Kementerian Agama dan Kemendikbudristek khususnya Direktorat SD menyerahkan bantuan donasi buku bacaan bermutu kepada 26 sekolah, dan dua buah sarana pojok baca di dua sekolah jenjang SD di wilayah Kabupaten Banyuwangi dengan total lebih dari 2.000 buku bacaan. Melalui donasi buku bacaan bermutu dan pojok baca ini, Franka Makarim berharap, akan mampu meningkatkan minat baca anak-anak yang pada akhirnya akan meningkatkan kemampuan literasi mereka./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Gala Premier film CLBK garapan MIR Productions siap menyuguhkan romansa unik lintas generasi di bioskop mulai 2 Juli 2026.
Rona & Film

Cinta Lama Babak Kedua: Kisah Asmara Lansia yang Mengguncang Dua Generasi

JAKARTA, Bisnistoday,- Rumah produksi MIR Productions resmi mengumumkan penayangan film komedi romantis...

Rona & Film

Debut Shanna Shannon di Film Dan Bandung Karya Pidi Baiq, Angkat Kisah Remaja Penuh Emosi

BANDUNG, Bisnistoday - Aktris muda Shanna Shannon menjalani debut akting layar lebarnya...

Mal Ciputra Jakarta
Rona & Film

CL Music Fest 2026 Kembali Ramaikan Mal Ciputra Jakarta dengan Konser Gratis Musisi Top Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Setelah sukses menjadi salah satu event musik yang paling...

Caption Foto: Slank rilis album Republik Fufu Fafa penuh kritik sosial, digarap saat Ramadan dan rilis dalam format fisik.
Rona & Film

Sentilan Berani Slank Lewat Album Baru Republik Fufu Fafa yang Bikin Heboh


JAKARTA, Bisnistoday,- Grup band legendaris Indonesia, Slank, kembali menggebrak panggung musik Tanah...