www.bisnistoday.co.id
Minggu , 16 Agustus 2026
Home EKONOMI Janji Trump ‘Amankan’ Selat Hormuz gagal Tenangkan Pasar
EKONOMIEnergi

Janji Trump ‘Amankan’ Selat Hormuz gagal Tenangkan Pasar

Daftar Harga Bensin di sebuah SPBU (dok:unsplash/vladislav klapin)
Daftar Harga Bensin di sebuah SPBU (dok:unsplash/vladislav klapin)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Harga minyak gagal turun meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa AS akan “membimbing” kapal-kapal yang terjebak keluar dari Selat Hormuz.

Minyak mentah Brent yang menjadi patokan internasional, misalnya, pada Senin (3/5/2026) pagi, terlihat datar karena para pedagang pesimis rencana Trump akan menyelesaikan apa yang disebut Badan Energi Internasional sebagai gangguan energi terbesar dalam sejarah.

Kontrak berjangka Brent untuk Juli berada di US$108,11 pada pukul 05:00 GMT, hanya turun 0,06 persen.

Sebelumnya pada Minggu, Trump mengatakan bahwa AS akan membantu membebaskan kapal-kapal yang terdampar di Teluk mulai Senin, tetapi hanya memberikan sedikit detail tentang bagaimana operasi yang dijuluki “Proyek Kebebasan” itu akan berjalan.

Trump tidak menyebutkan apakah rencana tersebut akan melibatkan pengawalan oleh Angkatan Laut AS, sebuah usulan yang sebelumnya ditolak oleh para pejabat pemerintah, yang menyebutkan perlunya persiapan lebih lanjut untuk operasi semacam itu.

Komando Pusat AS mengatakan dalam pernyataan selanjutnya bahwa mereka akan mendukung kapal-kapal yang ingin melintasi jalur air tersebut, tanpa menyebutkan pengawalan angkatan laut.

Mereka mengatakan bahwa kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, platform tak berawak multidomain, dan 15.000 prajurit, akan terlibat dalam mendukung upaya tersebut.

Ultimatum Iran

 Sementar itu para pejabat senior Iran telah mengisyaratkan bahwa Teheran tidak akan bekerja sama dengan rencana Trump, yang semakin menambah ketidakpastian atas gencatan senjata yang berlaku antara kedua pihak sejak 7 April.

Ebrahim Azizi, kepala Komisi Keamanan Nasional parlemen Iran, pada hari Minggu memperingatkan bahwa setiap “campur tangan Amerika” di selat tersebut akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata mereka.

Pada bagian lain, pada hari Senin, militer Inggris mengatakan telah menerima laporan tentang sebuah kapal tanker yang dihantam oleh “proyektil tak dikenal” di lepas pantai Uni Emirat Arab, beberapa jam setelah sebuah kapal pengangkut melaporkan diserang oleh beberapa kapal kecil di lepas pantai Iran.

Menurut UK Maritime Trade Operations (UKMTO), tidak ada awak kapal yang terlibat dalam insiden tersebut yang terluka.

Sudah terbiasa

“Pasar mulai terbiasa dengan beberapa unggahan Trump tentang kemajuan negosiasi Iran yang kemudian terbukti prematur,” kata Saul Kavonic, kepala riset energi di MST Financial di Sydney, Australia, kepada Al Jazeera.

June Goh, analis pasar minyak senior di Sparta di Singapura, mengatakan tidak jelas bagaimana rencana Trump akan membantu memulihkan distribusi pasokan energi melalui selat tersebut.

“Persediaan minyak global yang dapat diamati mulai turun tajam, yang seharusnya lebih membebani sentimen pasar daripada pernyataan politik untuk pembukaan kembali selat tersebut,” kata Goh kepada Al Jazeera.

“Menormalkan jalur melalui Selat Hormuz akan membutuhkan lebih dari apa yang ditawarkan Trump, sementara kesenjangan pasokan minyak yang besar akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diatasi.”//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

BANDUNG, Bisnistoday - Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan menggunakan pesawat jet dari Bandara...

Menteri Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berkapasitas 45 Ton, Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Musi Banyuasin

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik...

Rapat KUR
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai September

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah memastikan suku bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri UMKM Tegaskan Ojol Tidak Dikenai Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman...