www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Jelang Pencoblosan Pemilu, IHSG Ditutup Melemah
Bursa

Jelang Pencoblosan Pemilu, IHSG Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Kamis (02/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (13/02) ditutup melemah 87,93 poin ke posisi 7.209,74. Sementara indeks LQ45 turun 7,00 poin ke posisi 988,16. Pelaku pasar wait and see menjelang hari pencoblosan Pemilu.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (13/02) mengatakan, pasar keuangan dapat merespon langsung terhadap hasil Pemilu. “Jika hasil Pemilu konsisten dengan ekspektasi pasar, dampaknya mungkin lebih terbatas.”

Perdagangan hari ini merupakan hari terakhir sebelum hari pencoblosan Pemilu 2024 yang termasuk pemilihan presiden dan legislatif, Rabu (14/02). Pasar keuangan dapat merespons secara langsung terhadap hasil Pemilu, dimana apabila hasilnya konsisten dengan ekspektasi pasar, dampaknya mungkin lebih terbatas.

Dari mancanegara, pelaku pasar wait and see rilis inflasi tahunan Amerika Serikat (AS) pada Selasa (13/2) waktu AS, yang berpotensi mengalami perlambatan, sehingga direspons positif pelaku pasar yang tercermin dari menguatnya aset portofolio berisiko.

Bergerak Negatif

Di awal perdagangan IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor meningkat yaitu sektor transportasi & logistik yang meningkat sebesar 0,77 persen.

Sedangkan empat sepuluh turun yaitu sektor barang baku turun paling dalam minus sebesar 1,93 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor properti yang masing-masing turun sebesar 1,02 persen dan 0,95 persen.

Baca juga: Pemberian Insentif Fiskal Kepada Sektor Pariwisata Disambut Positif, IHSG Menguat

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MKAP, SURI, HYGN, WIDI, dan KOKA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BBRI, BMRI, BBCA, BBNI, dan ASII.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.223.487 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,04 miliar lembar saham senilai Rp9,98 triliun. Sebanyak 214 saham naik, 308 saham menurun, dan 245 tidak bergerak nilainya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...