www.bisnistoday.co.id
Rabu , 17 Desember 2025
Home EKONOMI KA Cepat Bakal TingkatkanEkonomi dan Pariwisata
EKONOMIEkonomi & Bisnis

KA Cepat Bakal TingkatkanEkonomi dan Pariwisata

RANGKAIAN KERETA Cepat Jakarta-Bandung belum lama ini.
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Kehadiran Kereta Api Cepat di suatu negara dapat meningkatkan industri pariwisata dan perekonomian terutama pada wilayah – wilayah yang dilalui. Tidak jauh berbeda yang terjadi di Tiongkok dimana peningkatan wisatawan semakin terasa sejak dioperasikannya KA Cepat di wilayah tersebut. Dampak positif yang muncul ini menjadi harapan juga bagi Indonesia yang sebentar lagi akan menikmati kehadiran Kereta Api Cepat Jakarta Bandung.

Hal tersebut, diungkapkan General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry dalam keteranganya di Bandung, baru-baru ini.

Ia mengutarakan, operasional KA Cepat di Tiongkok sangat disambut baik oleh masyarakat. Terbukti sejak pertama kali dioperasikan pada tahun 2008, KA Cepat di Tiongkok telah melayani lebih dari 10 milyar penumpang. Tidak hanya untuk bekerja, penumpang juga memanfaatkan kehadiran KA Cepat untuk berwisata.

Data dari biro pariwisata Tongcheng menyampaikan, terjadi peningkatan 80% volume pemesanan paket tur KA Cepat di bulan Juni 2022. Adapun biro pariwisata Tuniu mencatat, terjadi peningkatan wisatawan yang memilih KA Cepat sebagai moda transportasinya  untuk berwisata sebesar 132% pada Juni 2022.

Rahadian menuturkan,peningkatan tersebut dapat tercipta melalui hadirnya promo-promo paket wisata dan dukungan pemerintah setempat di berbagai daerah berkaitan dengan KA Cepat. Misalnya Di Hubei dan Chongqing, penumpang KA Cepat bisa mendapatkan tiket gratis atau diskon 50% tiket untuk beberapa destinasi wisata.

“Adapun Departemen Budaya dan Pariwisata di wilayah Tiongkok timur seperti Jiangsu, Zhejiang, dan Anhui, serta Shanghai bersama-sama merilis daftar destinasi wisata di wilayah-wilayah yang dilewati trase KA Cepat,” dalam keteranganya.

Selain dampak peningkatan pariwisata, lanjut Rahadian, terjadi pula peningkatan perekonomian di wilayah yang dilalui KA Cepat. Berdasarkan data statistik dari China’s Highspeed Railway Study Report, terdapat peningkatan sebanyak 14% untuk pertukaran ekonomi di kota Beijing dan Guangzhou setelah terhubung dengan KA Cepat.

Waktu tempuh menjadi salah satu faktor penting dalam mempengaruhi mobilitas masyarakat. Berbagai peningkatan tersebut terjadi setelah adanya KA Cepat di Tiongkok yang memungkinkan mobilitas barang dan orang menjadi lebih cepat dibandingkan masa sebelumnya.

Siap Menggaet Wisatawan

Rahadian Ratry mengatakan, KCJB diproyeksikan akan seperti KA Cepat di Tiongkok yang mampu menggaet wisatawan dalam dan luar negeri sebagai salah satu segmen penumpangnya. Kecepatan dan kenyamanan yang ditawarkan KCJB menjadi nilai tambah bagi para wisatawan yang ingin bepergian dengan aman, cepat dan nyaman.

“Pengoperasian KCJB akan berkaca kepada kesuksesan pengoperasian Kereta Api Cepat di Negara Maju lainnya. KCJB akan mengadopsi sisi teknologi dan pelayanan yang telah diterapkan disana. Sehingga harapannya dapat menimbulkan berbagai peningkatan perekonomian,” ujar Rahadian.

Dengan waktu tempuh 30-40 menit saja warga Jakarta bisa ke Bandung dan sebaliknya dengan menggunakan KCJB. Artinya penumpang bisa menghemat waktu untuk liburan, mengunjungi tempat-tempat wisata, dan lain sebagainya. Waktu tempuh yang lebih singkat tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan.

“Kami melihat bahwa Kereta Api Cepat akan menjadi masa depan transportasi di Indonesia. Tiongkok sudah berhasil membuktikan itu, dan sekarang saatnya Indonesia untuk membuktikannya,” tutur Rahadian./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Bandung Kota Strategis bagi Pertumbuhan Kendaraan Listrik

BANDUNG, Bisnistoday - Sebagai salah satu kota dengan populasi produktif yang besar,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop dan Menag Kerja Sama Tingkatkan Ekonomi Umat Lewat Koperasi Ponpes dan Masjid

TANGERANG, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Menteri Agama Prof Dr...

Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Rasio Kewirausahaan Nasional 2025 Lampaui Target

JAKARTA, Bisnistoday — Kementerian UMKM catatkan rasio kewirausahaan nasional pada 2025 sebesar...

Minyak Kita
Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Perketat Distribusi MINYAKITA, Porsi BUMN Diperbesar

JAKARTA, Bisnistoday – Guna meningkatkan efektifitas distribusi MINYAK KITA, Pemerintah menata ulang...