www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Guru
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Kemendikbudristek Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Guru

HARI GURU : Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kemendikbudristek menyelenggarakan lokakarya yang bertema “Guru Berkarya, Guru Berdaya”.
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam menyalurkan kebijakannya. Setelah bekerja sama dengan Komunitas Ibu Penggerak, kali ini Kemendikbudristek menggandeng Komunitas Kami Pengajar yang beranggotakan para guru di Indonesia. 

Untuk itu, bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2022, melalui Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kemendikbudristek menyelenggarakan lokakarya yang bertema “Guru Berkarya, Guru Berdaya”. 

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Nunuk Suryani menyampaikan bahwa guru dituntut untuk terus memperbarui pengetahuan. Selain itu, guru dan murid harus bekerja sama agar guru dapat memberikan pengetahuan terbarukan sesuai kemajuan zaman.

“Tuntutan-tuntutan terhadap guru tersebut adalah sebuah penanda bahwa peran guru tidak akan tergantikan meskipun zaman dan teknologi terus berubah dan berkembang. Guru akan tetap menjadi mercusuar, penunjuk arah kemudi bagi murid menuju masa depan terbaik mereka,” ujar Nunuk dalam sambutannya pada Lokakarya Guru Berkarya, Guru Berdaya di Tangerang, akhir pekan.

Lebih lanjut disampaikan Nunuk, tahun ini HGN mengusung tema “Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar”. Tema tersebut merupakan tindak lanjut dari HGN tahun 2021 saat pemulihan pendidikan pascapandemi. 

“Tahun lalu kita masih menyesuaikan dan mengatur langkah kita dalam pemulihan pendidikan, dan tahun ini kita berupaya mendorong penuh ekosistem pendidikan kita untuk bangkit melakukan inovasi dengan segenap kemampuan, tenaga, dan sumber daya yang kita punya,” imbuh Nunuk.

Melalui Merdeka Belajar, lanjut Nunuk, arah pendidikan dapat tertata dan transformasi pendidikan bisa diwujudkan. “Merdeka Belajar sudah sangat membantu kita membentuk perspektif ke depan dan menyatukan visi misi kita bersama, sehingga kita dengan cepat dapat mencarikan solusi dalam menyelesaikan masalah pendidikan baik di masa pandemi maupun pascapandemi,” terang Nunuk.

Oleh karena itu, Nunuk berpesan kepada para guru agar bersama-sama berinovasi mewujudkan Merdeka Belajar. “Mari kita bersama bergandengan tangan saling berbagi dalam praktik baik pendidikan demi masa depan Indonesia yang baik,” pesan Nunuk.

Rangkul Komunitas Pendidikan

Plt. Kepala BKHM, Anang Ristanto menyampaikan kolaborasi dan gotong royong para guru dan komunitas sebagai pemangku kepentingan Kemendikbudristek mempunyai peran penting dalam kemajuan pendidikan. Menurutnya, melalui mereka berbagai program Kemendikbudristek dapat disampaikan dan diteruskan kepada masyarakat sekitar. “Semoga lokakarya ini dapat menambah pengetahuan guru-guru yang hadir, dan bisa ditularkan kepada guru-guru lain di daerahnya sehingga Merdeka Belajar dapat terimplementasi dengan baik,” ujar Anang.

Selanjutnya, Anang mengucapkan selamat hari guru kepada seluruh pendidik di Indonesia. “Selamat Hari Guru Nasional untuk semua guru di Indonesia, semoga para guru dapat terus berinovasi dan semangat dalam mencerdaskan anak bangsa sebagai penerus tongkat estafet pembangunan Indonesia,” tutur Anang. 

Lokakarya Guru Berkarya, Guru Berdaya diikuti oleh 90 orang guru yang tergabung dalam Komunitas Kami Pengajar dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Selama mengikuti lokakarya, peserta mendapatkan berbagai materi, salah satunya tentang Platform Merdeka Mengajar. Ruth Ayu Hapsari, Tim Pengembang PMM menyampaikan hingga kini sudah ada lebih dari 1,6 juta guru dan tenaga kependidikan yang mengakses PMM. 

“Bahkan dari jumlah tersebut, tiga regional dari Komunitas Kami Pengajar yaitu Kalimantan, Bali-Nusa Tenggara, dan Maluku-Papua telah mendaftar di dalam PMM. Terima kasih atas kontribusinya, semoga regional lainnya juga dapat bergabung dalam PMM,” ujar Ayu./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sekjen Kemendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Terintegrasi dalam RUU Sisdiknas

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan masukan terkait...

SDN Gunungsitoli
Humaniora

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 18 Satuan Pendidikan di Gunungsitoli Kep.Nias

GUNUNGSITOLI, Bisnistoday - Bagi murid dan guru di Kota Gunungsitoli, revitalisasi sekolah...

Acara bincang kesehatan yang diadakan PTPN III (dok: PTPN)
Humaniora

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar kegiatan kemanusiaan berupa...

STPN Yogya
Humaniora

Mengenal Lebih Dekat Program Studi di Politeknik Agraria STPN

SLEMAN, Bisnistoday - Menentukan program studi (prodi) menjadi salah satu keputusan penting...