www.bisnistoday.co.id
Jumat , 3 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Kemenperin Catat Ekspor Alat-Alat Kesehatan Lampaui USD 273 juta
Ekonomi & Bisnis

Kemenperin Catat Ekspor Alat-Alat Kesehatan Lampaui USD 273 juta

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta./
DIRJEN ILMATE, Setia Diarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian mencatat nilai ekport peralatan kesehatan mengalami kenaikan atau sebesar Rp273 juta pada akhir tahun 2024. Sedangkan pada tahun sebelumnya, nilai ekspor Alkes sebesar 209,4 juta dolar AS atau sekitar Rp3,3 triliun.

“Data ekspor alat kesehatan mengalami peningkatan sejak tahun 2019, di mana ekspor alat kesehatan pada tahun 2024 lebih dari USD 273 juta,” ungkap Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kemenperin, Solehan dalam keteranganya di Jakarta, Minggu (27/4).

“Kami juga melihat perkembangan yang sangat bagus pada peningkatan transaksi produk alat kesehatan dalam negeri pada e-Katalog yang terus meningkat hingga mencapai 48 persen di tahun 2024. “

Untuk memperkuat ekosistem industri alat kesehatan, Kemenperin telah melakukan kajian mengenai penguatan bahan baku melalui pembentukan Hub Bahan Baku Alat Kesehatan. Inisiatif ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan bahan baku dalam negeri dengan para produsen lokal, sehingga industri dalam negeri bisa lebih berdaya saing dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar secara nasional.

“Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan serta kolaborasi yang erat dari seluruh pemangku kepentingan terkait, baik itu dari pemerintah, pelaku industri, maupun akademisi dalam membangun ekosistem hulu alat kesehatan yang kuat,” tutur Solehan.

Paling Banyak Dibutuhkan

Sementara, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, an Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta mengutarakan, bahwa industri alat kesehatan merupakan salah satu sektor yang masuk kategori high demand. Kondisi ini perlu dimanfaatkan dengan baik dan optimal, termasuk untuk mewujudkan kemandirian Indonesia di sektor industri alat kesehatan.

Melihat potensi industri alat kesehatan di Indonesia, berdasarkan data SIINas, saat ini sudah ada 393 perusahaan alat kesehatan yang terdaftar memproduksi beragam produk alat kesehatan, antara lain produk tempat tidur rumah sakit, alat suntik, tensimeter, elektromedik, ventilator dan lain sebagainya.

“Kami juga melihat perkembangan yang sangat bagus pada peningkatan transaksi produk alat kesehatan dalam negeri pada e-Katalog yang terus meningkat hingga mencapai 48 persen di tahun 2024./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fi Asia Indonesia 2026
Ekonomi & Bisnis

Fi Asia Indonesia 2026 Ajang Pertemuan Bisnis Pelaku Usaha Pangan Global

JAKARTA, Bisnistoday – Melalui Fi Asia Indonesia 2026, industri diharapkan dapat mempercepat...

emasku
Ekonomi & Bisnis

HPE dan HR Emas Turun Seiring Pelemahan Harga Emas Global

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga...

Pabrik Sanken
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

PMI Anjlok, Pemerintah Berikan Stimulus Penurunan Harga Gas Tertentu Untuk Industri

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian fokus pada kebijakan strategis guna menjaga daya...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengemudi Ojol Roda Dua Resmi Berstatus Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday – Mulai 1 Juli 2026 pengemudi ojek online (ojol) roda...