www.bisnistoday.co.id
Kamis , 13 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Kementan Lantik 24 Konsultan PVT, Perkuat Sistem Perlindungan Varietas Tanaman
Ekonomi & Bisnis

Kementan Lantik 24 Konsultan PVT, Perkuat Sistem Perlindungan Varietas Tanaman

Konsultan Varietas
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) resmi melantik serta mengambil sumpah 24 Konsultan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), yang terdiri dari 17 konsultan perorangan dan 7 berbadan hukum.

Pelantikan ini menjadi momen penting karena dilakukan setelah hampir 20 tahun sejak pengangkatan perdana pada 2006. Dengan tambahan tersebut, jumlah konsultan PVT di Indonesia kini mencapai 49 orang.

Plt. Sekretaris Jenderal Kementan, Ali Jamil, menegaskan bahwa para konsultan memiliki peran vital dalam menjaga marwah sistem PVT Indonesia di kancah internasional.

“Konsultan PVT bukan sekadar praktisi, tetapi amanat perlindungan varietas tanaman yang wajib terdaftar secara resmi. Selamat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Hindari segala bentuk pelanggaran hukum. Saya percaya semua yang hadir adalah insan yang memiliki kapasitas dan kompetensi tinggi untuk menjalankan amanah tersebut,” ujar Ali saat pelantikan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Sabtu (13/9).

Ali juga mengingatkan agar konsultan PVT mampu menjadi representasi positif Indonesia di dunia internasional.

“Kita berharap semua konsultan ini bisa menjaga marwah sistem PVT agar diakui di dunia internasional. Ingat, UU PVT memberi aturan tegas: siapa pun yang membocorkan kerahasiaan dapat dipidana 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” tegasnya.

Peran Strategis Konsultan

Sementara itu, Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati, menekankan peran strategis konsultan dalam memfasilitasi pemohon hak PVT, baik lokal maupun internasional.

“Kehadiran konsultan penting untuk menciptakan iklim usaha benih yang sehat, transparan, dan terpercaya. Mereka membantu pemohon memahami syarat teknis dan hukum, mendampingi penyusunan dokumen, serta menjadi penghubung dengan pemerintah,” jelas Leli.

Dengan adanya konsultan baru ini, diharapkan proses perlindungan varietas tanaman di Indonesia dapat berjalan lebih efisien, transparan, serta mampu meningkatkan daya saing sektor perbenihan nasional di mata dunia.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kecerdasan Buatan Diprediksi Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja (Dok: Igor Omilaev)
Ekonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Betulkah AI Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja?

JAKARTA, Bisnistoday – Tanggapan terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) umumnya suram....

Menteri Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berkapasitas 45 Ton, Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Musi Banyuasin

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik...

Rapat KUR
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai September

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah memastikan suku bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga...

Ekonomi & Bisnis

BNI Dorong Gaya Hidup Sehat, Lewat Inovasi Digital 

JAKARTA, Bisnistoday,- Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik serta mental meningkat...