JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin) melakukan sosialisasi pembaruan aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan. Kegiatan yang digelar secara daring pada Senin (12/7)) ditujukan kepada jajaran kantor wilayah dan kantor pertanahan di seluruh Indonesia.
Kepala Pusdatin, Virgo Eresta Jaya mengungkapkan, pembaruan sistem pada aplikasi ini dilakukan secara berkala dan disosialisasikan dalam pertemuan daring setiap dua pekan sekali. Modul-modul yang diperbaharui mengikuti kemajuan teknologi yang ada dan tantangan dari transformasi digital. Pada kesempatan kali ini, Pusdatin menyajikan beberapa pembaruan, yakni pada fitur Ganti Desa, Tunggakan berbasis Petugas, serta Quality Control_Validasi.
“Fitur persetujuan dari atasan terhadap berkas ganti desa, dengan input _passphrase_ atasan di kantor pertanahan dapat mengetahui dan menyetujui permohonan tersebut yang difasilitasi dengan produk Berita Acara _generate by system_ KKP yang dibubuhi Tanda Tangan Elektronik. Kemudian, modul untuk monitoring berkas di mana kantor pertanahan dapat melakukan pengaturan durasi preventif di masing-masing petugas pada simpul perjalanan berkas sebagai upaya menghindari terjadinya tunggakan penerimaan di muka,” terang Virgo Eresta Jaya.
Baca Juga : Digitalisasi Pertanahan Berikan Kepastian Tanah Masyarakat Brebes
Selain itu, Pusdatin juga menyosialisasikan Loket Online Pertanahan agar masyarakat dapat mengakses layanan pertanahan dari mana saja. Layanan yang diberi nama Loketku ini dilakukan pengaturan oleh admin dari masing-masing Kantah, dengan jumlah dan jenis layanan fleksibel serta dapat dikonfigurasi.
“Pengguna Sentuh Tanahku yang sudah terverifikasi yang bisa mengakses layanan Loketku. Monitoring berkas dan pengelolaan/rekap sertipikatnya dilakukan melalui aplikasi Sentuh Tanahku,” ujar Kepala Pusdatin.
Virgo Eresta Jaya menyampaikan apresiasi kepada Kanwil BPN dan Kantah yang telah berinovasi untuk meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat. Menurutnya, Kementerian ATR/BPN semakin baik karena inovasi-inovasi yang bermunculan di daerah.
“Kita sudah jauh lebih baik. Tingkatkan terus, kasih masukan ke kita bagaimana memperbaiki Kementerian ATR/BPN, memperbaiki data kita dan pelayanan masyarakat dalam mewujudkan nilai-nilai Kementerian, yaitu Melayani, Profesional, Terpercaya,” tuturnya.
Baca juga : Butuh Integrasi Sistem Informasi Pertanahan Berbasis Nilai Pasar
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan dan Inovasi Sistem Informasi, Farid Hidayat menyebutkan bahwa sejak aplikasi KKP diperkenalkan, penilaian yang diberikan oleh pengguna terus membaik. Hal ini perlu ditingkatkan, mengingat Kementerian ATR/BPN tengah berupaya menjalankan transformasi digital.
“Layanan elektronik ini sebenarnya bersumber dari inovasi teman-teman di berbagai daerah, yang bertujuan untuk memperkenalkan layanan elektronik kepada masyarakat tanpa harus datang berkali-kali ke Kantor Pertanahan, bisa langsung berinteraksi dengan kita secara daring. Ini mengurangi frekuensi tatap muka dan mengeliminasi penyalahgunaan wewenang di dalamnya,” papar Farid Hidayat./




