www.bisnistoday.co.id
Minggu , 18 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kementerian PU Bangun Sodetan Darurat di Kaligawe, Genangan Semarang Mulai Surut
Nasional

Kementerian PU Bangun Sodetan Darurat di Kaligawe, Genangan Semarang Mulai Surut

Banjir Semarang
KONDISI Banjir Kota Semarang, mulai surut./
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Upaya pemerintah pusat untuk mengatasi banjir di kawasan Jalan Nasional Semarang–Demak menunjukkan hasil nyata. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat dengan membangun sodetan darurat sepanjang 227 meter di kawasan Kaligawe, yang berfungsi mengalirkan air ke Kolam Retensi Terboyo. Langkah ini terbukti efektif mempercepat penyurutan genangan di jalur vital Pantura tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari strategi terpadu mempercepat pemulihan konektivitas di jalur nasional yang sering tergenang.

“Kami terus bekerja agar genangan segera surut dan arus lalu lintas kembali normal. Ini prioritas nasional,” ujarnya di Jakarta.

Sodetan darurat ini dibangun oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY sejak 26 Oktober 2025, dengan kedalaman 1,5 meter dari jalan nasional menuju kolam retensi di belakang Kampus Unissula. Air yang tertampung kemudian dialirkan dan dipompa menuju Kolam Retensi Terboyo.

Kepala BBPJN Jateng–DIY, Iqbal Tamher, menjelaskan bahwa pekerjaan sodetan selesai pada 1 November 2025, dan langsung berdampak nyata.

“Alhamdulillah, genangan di Kaligawe sudah turun signifikan. Arus lalu lintas kini mulai lancar,” katanya.

Kolam Retensi Terboyo sendiri memiliki luas tampung 189 hektare dengan kapasitas 6,7 juta meter kubik air. Progres konstruksinya sudah mencapai 40,86% dan ditargetkan rampung Maret 2026 sebagai bagian dari proyek Tol Semarang–Demak Seksi 1C. Selain itu, Kolam Retensi Sriwulan juga dibangun di Seksi 1 tol tersebut, seluas 28 hektare dengan kapasitas 1,1 juta meter kubik untuk menahan limpasan air dari hulu.

Dalam penanganan darurat di kawasan Sayung, BBPJN juga menambah dua pompa portable berkapasitas 250 liter per detik untuk mempercepat aliran air menuju Sungai Dompo.

Tak berhenti di situ, Kementerian PU menyiapkan penanganan permanen dengan memperlebar sodetan menjadi 4 meter dan memperdalamnya hingga 2,5 meter. Pembangunan rumah pompa baru juga akan dilakukan di sekitar Pabrik Polytron–Sayung, dengan target penyelesaian Desember 2025.

Dengan percepatan ini, pemerintah optimistis kawasan Pantura Kaligawe–Sayung segera bebas dari genangan yang selama ini kerap mengganggu mobilitas warga dan kegiatan ekonomi.“Pemulihan konektivitas jalan nasional menjadi kunci pergerakan logistik Jawa Tengah dan kawasan Pantura,” tegas Menteri Dody.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Abadikan 50 Karya Jurnalistik Terbaik, BCA Luncurkan Buku Literasi Keuangan 

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– BCA Digital menggelar puncak penganugerahan bluPressAwards 2026 melalui peluncuran buku...

Nasional

UPI Raih Tiga Penghargaan Kehumasan pada TOP GPR Awards dan AHI 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meraih tiga penghargaan dalam dua...

Nasional

Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Penutupan Bandara Riyadh di Arab Saudi akibat serangan kelompok Houthi...

Nasional

Pemerintah Putuskan Skema Gerai KDKMP Bisa Jual Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas

Jakarta, Bisnistoday.co.id — Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin...