www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Kementerian PU Fokus Siapkan Infrastruktur Dasar di Lokasi Transmigrasi
Sektor Riil

Kementerian PU Fokus Siapkan Infrastruktur Dasar di Lokasi Transmigrasi

WAMEN PU
WAMEN PU, Diana Kusumastuti, di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo menegaskan, akan fokus menyiapkan infrastruktur dasar di lokasi-lokasi transmigrasi. Hal ini, sebagaimana tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, terdapat beberapa penugasan yang harus dilakukan melalui kerja sama dan kolaborasi dengan Kementerian/ Lembaga lain.

“Ada beberapa tugas yang harus kami lakukan bersama-sama dengan Kementerian Transimgrasi, khususnya untuk menyiapkan infrastruktur dasar di lokasi-lokasi transmigrasi yang telah ditetapkan. Dengan kehadiran Bapak Menteri Transmigrasi dan jajaran, kami harap ada detail dan arahan lebih lanjut supaya bisa bersinergi dengan baik,” kata Menteri Dody di Jakarta, Kamis (28/11).

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri PU Dody Hanggodo didampingi Wamen PU Diana Kusumastuti saat menerima kunjungan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman dan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Ruang Rapat Kementerian PU, Kamis (28/11). Pertemuan ini mendiskusikan mengenai potensi kerja sama dan kolaborasi antara Kementerian PU dan Kementerian Transmigrasi. Terutama, dukungan infrastruktur bagi kawasan transmigrasi.

Menteri Dody menerangkan, sebelumnya Kementerian PU telah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian terkait dukungan infrastruktur jaringan irigasi dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.

“Pengalaman kami dengan Kemeterian Pertanian, kami membentuk Satuan Tugas (satgas) yang akan menangani jaringan irigasi bagi lahan pertanian. Saat ini, kami sedang meminta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk mendetailkan kerja sama tersebut. Kalau boleh, kami juga butuh tim kecil dari Kementerian Transmigrasi yang akan mendetailkan kebutuhannya seperti apa, dan perkiraan jumlah anggaran yang bisa dialokasikan,” papar Menteri Dody.

Wamen Diana juga menambahkan, berdasarkan arahan Ranwal RPJMN 2025-2029, dukungan utama Kementerian PU terhadap pengembangan kawasan transmigrasi adalah melalui pembangunan jalan, konektivitas antar kawasan, dan irigasi.

“Tentu harus kita sepakati bersama mengenai pemilihan lokasi, dan kita detailkan masing-masing kawasan tersebut. Di bidang Sumber Daya Air, kami siap mendukung jaringan irigasi untuk peningkatan produktivitas pertanian dan sumber air baku bagi masyarakat,”terang Diana.

“Kemudian, di bidang Bina Marga kami mendukung jalan akses dan jembatan menuju titik-titik pemasaran untuk mempermudah distribusi. Dan di bidang Cipta Karya, kami dapat mendukung jalan akses lingkungan, bangunan pengolahan, bangunan pemasaran dan infrastruktur permukiman bagi masyarakat,” terang Wamen Diana.

Hadir di Lokasi Transmigrasi

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan, Kementerian Transmigrasi akan menjalin komunikasi lebih detail terkait kawasan yang akan menjadi prioritas program transmigrasi.“Kami bersyukur memiliki mitra strategis yang dapat mendukung tugas kami. Setelah ini, kami akan melakukan pendataan kawasan mana saja yang butuh infrastruktur pengairan, jalan serta fasilitas umum seperti sekolah misalnya. Kami ingin, Kementerian PU ada di kawasan-kawasan transmigrasi, sehingga dengan demikian seluruh program pemerintah bisa sinergis dalam rangka realisasi visi misi Presiden,” kata Menteri Iftitah.

Berdasarkan data Kementerian Transmigrasi, terdapat total 419 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan 153 kawasan perlu mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah. Dari jumlah tersebut, diprioritisasi kembali menjadi 45 kawasan yang masuk dalam RPJMN 2025-2029. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, Kementerian Transmigrasi akan meminta persetujuan Presiden untuk membangun kawasan percontohan terlebih dahulu. Dengan harapan akan mempermudah masuknya investasi di masa mendatang.

“Ke depan, kita perlu diskusikan dengan lebih sentralistik, mengenai kawasan yang akan menjadi percontohan program transmigrasi. Karena kita tidak bisa hanya mengandalkan APBN, kita targetkan investor dapat melihat secara langsung kawasan transmigrasi percontohan yang ideal dan baik, sebelum akhirnya berinvestasi ke kawasan transmigrasi lain,” tegas Menteri Iftitah./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sektor Riil

Resmi Berlakukan Mandatori B50, Prabowo Klaim Indonesia Stop Impor Solar Bulan Ini

JAKARTA - Pemerintah secara resmi mengumumkan penghentian total kebijakan impor Bahan Bakar...

Kunjungan Denso
Sektor Riil

Pabrikan Manufaktur Denso Minta Penyederhanaan Administrasi serta Peningkatan Infrastruktur

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menerima perwakilan principal Denso...

Kota Riyadh
Sektor Riil

Perubahan Bea Masuk Arab Saudi, Kemendag Tetap Dorong Daya Saing Produk Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan RI mendorong produk Indonesia untuk tetap berdaya...

Direktur Utama PTPN I (Persero), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.Si., IPU, ASEAN Eng (baju batik) (Dok:PTPN)
Sektor Riil

PTPN I Perkuat Ekonomi Daerah Melalui Industri Tembakau

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) terus memperkuat perannya sebagai penggerak...