www.bisnistoday.co.id
Selasa , 5 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kemnaker : Jumlah Konselor JKP Perlu Ditambah
Nasional

Kemnaker : Jumlah Konselor JKP Perlu Ditambah

DIRJEN Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono di Bogor.
Social Media

BOGOR, Bisnistoday – Kementerian Ketenagakerjaan menilai perlu menambah jumlah konselor dalam melayani konseling kepada para penerima manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), khususnya manfaat akses informasi pasar kerja. Sebab jumlah konselor yang ada saat ini, belum sebanding dengan jumlah tenaga kerja ter-PHK.

Menurut Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Suhartono, jumlah tenaga kerja ter-PHK hingga Juli 2023 sebanyak 31.549 orang. Sementara Kemnaker telah memberikan pelatihan konseling kepada 370 orang konselor dari Pengantar Kerja dan Petugas Antar Kerja di seluruh Disnaker Provinsi/Kabupaten/Kota.

“Sehingga kami merasa perlu untuk menambah jumlah konselor dalam memberikan layanan konseling kepada  para penerima manfaat program JKP, khususnya manfaat akses informasi pasar kerja,” kata Suhartono saat membuka ‘Bimtek Calon Konselor Bagi Penerima Manfaat Program (JKP) pada kegiatan Peningkatan Kompetensi Pejabat Fungsional Pengantar Kerja dan Petugas Antar Kerja Dalam Pelayanan Antar Kerja’ di kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/8) malam.

Bimtek yang diikuti oleh 60 peserta Pengantar Kerja dan Petugas Antar Kerja dari Disnaker provinsi, kabupaten/kota itu menitikberatkan enam poin harus dikuasai oleh calon konselor. Yakni keterampilan dasar sebagai konselor; keterampilan menyampaikan hasil asesmen diri peserta JKP; keterampilan penyampaian informasi jabatan; pengetahuan tentang informasi pasar kerja; pengetahuan tentang informasi program pelatihan kerja; dan keterampilan mengelola informasi pasar kerja dan pelatihan kerja.

Suhartono menyebut salah satu tugas Pengantar Kerja yaitu memfasilitasi pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan dan mendapatkan kembali pekerjaan yang sesuai setelah mengalami pemutusan hubungan kerja melalui pelayanan konseling.

Karena itu, Suhartono berharap kegiatan Bimtek ini dapat menambah kuantitas dan kualitas Pengantar Kerja dan Petugas Antar Kerja yang kompeten sebagai konselor dan berkomitmen tinggi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Baik layanan penyediaan data lowongan kerja, layanan konseling karir maupun pelayanan antar kerja lainnya,  serta mulai berakselerasi dengan sistem informasi yang sedang kita kembangkan saat ini, ” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Menteri Nusron
Nasional

Menteri Nusron Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana Saat Raker MUI di Cikeas

CIKEAS, Bisnistoday - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Pelantikan Pejabat PU
Nasional

Menteri PU Lantik Pejabat Eselon I untuk Perkuat Kinerja dan Program Prioritas

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melantik tujuh pejabat...

Presiden Prabowo
HEADLINE NEWSNasional

Prabowo Tegaskan Perlindungan Ojol di May Day 2026, Potongan Aplikator Harus di Bawah 10 Persen

JAKARTA, Bisnistoday - Perayaan May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, diwarnai pernyataan tegas...

Ketua Umum DPP Prabowo Mania 08 Akhmad Gojali Harahap dan Bendahara Umum DPP Prabowo Mania 08/Ketua DPD Prabowo Mania 08 Jawa Timur Bambang Widjanarko Setio. (Foto : Istimewa)
Nasional

Pemerintah Berkomitmen Perkuat Kemandirian Pupuk dan Ketahanan Pangan

JAKARTA , Bisnistoday- Kesejahteraan merupakan tujuan Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, tepat...