www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 15 Juni 2024
Home EKONOMI KKP Akan Kembangkan Riset Industrialisasi Udang Nasional
EKONOMI

KKP Akan Kembangkan Riset Industrialisasi Udang Nasional

????????????????????????????????????
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal fokus pada riset pengembangan industrialisasi udang nasional.
Hal ini seiring dengan agenda pemerintah tentang

industrialisasi udang nasional untuk membangun sektor kelautan dan perikanan.

Kepala BRSDM KKP, Sjarief Widjaja dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (23/12) mengatakan,
salah satu riset yang dikembangkan adalah perbaikan teknologi budi daya udang vaname superintensif dengan sistem progresif.

Menurut dia, hasil dengan sistem tersebut dapat dapat mencegah kondisi kritis melalui perbaikan kualitas air, membuat vitalitas benur menjadi tinggi, siklus pemeliharaan relatif singkat, pakan menjadi lebih efisien, serta adanya pengaturan pola tebar atau siklus produksi.

Riset selanjutnya adalah perbaikan sistem produksi larva dan kualitas calon udang windu Panaeus monodon.

“Tujuannya adalah menghasilkan benih SPF (specific pathogen free) udang windu yang memiliki resistensi tinggi terhadap serangan penyakit serta meningkatkan performa calon induk udang windu,” papar Sjarief.

Sjarief juga mengungkapkan banyak riset lainnya terkait seperti tambak udang terintegrasi silvofisheries, serta kajian sludge collector (SC) pada budi daya udang vaname superintensif.

Kemudian, teknologi pembesaran udang vaname kepadatan tinggi skala rumah tangga, mina padi air payau, pencegahan penyakit pada budi daya udang ramah lingkungan, dan pengembangan WebGIS Sipetak untuk repositori big data tambak air payau.

Sjarief juga menuturkan, pihaknya juga fokus kepada pengembangan SDM yang dilaksanakan antara lain melalui pendidikan vokasi.

Hal tersebut, lanjutnya, dilakukan melalui perluasan akses kepada anak pelaku utama untuk memperoleh pendidikan pendidikan kelautan dan perikanan, pendidikan berkarakter, peningkatan kualitas pembelajaran dengan pendekatan teaching factory, dan sertifikasi kompetensi peserta didik.

Ia mengemukakan, KKP juga bakal mengembangkan minat kewirausahaan bagi peserta didik, meningkatkan kerja sama pendidikan dengan dunia usaha/industri, serta menjadikan satuan pendidikan BRSDM sebagai pusat rujukan.

Berdasarkan data KKP, untuk kegiatan pelatihan dan penyuluhan tersebut tersedia SDM sebanyak 5.089 orang, yang terdiri dari 2.593 penyuluh perikanan PNS, 2.037 Penyuluh Perikanan Bantu, 287 fungsional lainnya, 48 widyaiswara, 89 instruktur, dan 35 struktural.

Sumber daya lainnya berupa 250 Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) yang tersebar di seluruh Indonesia, peta okupasi berupa 126 jabatan bidang kelautan dan 125 jabatan bidang perikanan, 17 unit Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (KKNI)-Standar Kompetnsi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), 4 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), 17 Tempat Uji Kompetensi (TUK), dan 143 asesor./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Happy Anniversary Bisnistoday.co.id

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Agraria Summit
EKONOMI

Kementerian ATR/BPN Segera Gelar Reforma Agraria Summit 2024

DENPASAR, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui...

EKONOMI

Menteri AHY Pacu Sertipikasi Tanah Jelang Agraria Summit

KAB. BADUNG- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus...

EKONOMI

Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034

JAKARTA, Bisnistoday - Ketua Umum IKA Unair Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan...

EKONOMI

Hari Laut Sedunia 2024: Jaga Laut, Jaga Kehidupan!

JAKARTA, Bisnistoday - Setiap 8 Juni, seluruh dunia memperingati momentum tersebut sebagai...