www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Kurs Rupiah Kembali Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Kurs Rupiah Kembali Melemah

Rupiah Melemah
RUPIAH kembali tersungkur terdorong sentimen mundurnya Gubernur BI, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada perdagangan Selasa (07/2) ditutup melemah 72 poin ke posisi Rp15.367 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp15.295 per dolar AS.

Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini seiring dengan aksi wait and see pelaku pasar terkait data tenaga kerja dan testimone bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed di kongres besuk.

Ketua The Fed Jerome Powell Powell akan menyampaikan kesaksian setengah tahunannya di depan Kongres pada Selasa dan Rabu (8/3), yang akan diawasi dengan ketat untuk petunjuk mengenai sejauh mana dan durasi kebijakan moneter ketat Bank Sentral AS yang bertujuan untuk membatasi inflasi.

Pedagang berjangka memperkirakan probabilitas 76 persen The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 21-22 Maret dan kemungkinan 24 persen untuk kenaikan 50 basis poin.

“Pelaku pasar memperkirakan The Fed masih akan hawkish terhadap kebijakan moneternya dengan kembali menaikkan suku bunga 25 bps pada pertemuan di akhir Maret nanti,” ujar analis Bank Woori Saudara, Rully Nova.

Selain itu, laporan ketenagakerjaan AS Februari diharapkan pada Jumat (10/3) dan setiap pelunakan di pasar pekerjaan yang kuat akan dilihat sebagai tanda bahwa kenaikan suku bunga Fed memiliki efek yang diinginkan.

Sementara dari dalam negeri, data cadangan devisa Indonesia masih pada tren peningkatan namun belum bisa menahan pelemahan rupiah.

Cadangan devisa pada Februari 2023 mencapai 140,3 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Januari 2023 sebesar 139,4 miliar dolar AS.

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Februari 2023 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Rupiah pada pagi hari dibuka merosot ke posisi Rp15.345 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.344 per dolar AS hingga Rp15.369 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa tergelincir ke posisi Rp15.359 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.301 per dolar AS./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...