BEKASI, Bisnistoday – Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat terjadi lojakan lalulintas kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2025. Jasa Marga mencatat kenaikan sebanyak 14% dari rata-rata lalulintas normal.
“Jasa Marga mencatat total kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek pada H-7 sampai H-4 sebanyak 686.609 kendaraan, yang secara angka kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) Utama,” ungkap Direktur Operasi Jasa Marga, Fitri Wiyanti memaparkan situasi lalu lintas dari H-7 s.d H-4 libur Natal Tahun 2024 dan kesiapannya di Bekasi, Minggu (22/12).
Fitri Wiyanto menuturkan, total volume lalin ini meningkat 14,6% jika dibandingkan lalin normal (598.904 kendaraan) pada periode yang sama. Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan kendaraan menuju Trans Jawa pada Sabtu (21/12) di GT Cikampek Utama sebanyak 50.150 kendaraan meningkat 59,4% dari lalin normal (31.458 kendaraan).
Fitri memaparkan, saat kunjungan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/12) saat memantau langsung situasi lalu lintas libur Natal Tahun 2024.
Kunjungan Menhub Dudy Purwagandhi ini didampingi oleh Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani, Plt. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Suharto, KabagOps Korlantas Polri. Kombes Pol. Aries Syahbudin, dan dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, beserta jajarannya.
Fitri turut menjelaskan, Jasa Marga juga mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada saat rekayasa lalu lintas contraflow diberlakukan.
“Inisiatif tersebut di antaranya pemasangan paket rambu keselamatan (warning lamp, batas kecepatan maksimal 40 km/jam, rambu peringatan lalu lintas dua arah, rambu larangan mendahului) pada akses masuk dan setiap 5 km.”
Fitri menambahkan, kesiapan lainya seperti pemasangan lampu LED clip pada traffic cone dan penambahan lampu selang pada akses masuk dan keluar contraflow, pemasangan 20 water barrier setiap 200 meter.
“Safety car untuk mengatur kecepatan kendaraan dan jarak antar kendaraan di lajur contraflow per 30 menit dan adanya tim urai per 30 menit untuk memastikan kesesuaian sarana sepanjang lajur contraflow serta mengidentifikasi apabila terdapat gangguan kendaraan di lajur contraflow,” terang Fitri.
Setelah mendengar laporan terkait situasi lalu lintas, Menhub Dudy meninjau secara langsung ke ruang control room JMTC. Pada kesempatan itu, Menhub Dudy melihat situasi arus lalu lintas terkini secara real time dari sejumlah ruas jalan tol milik Jasa Marga Group yang terpantau melalui CCTV.
Fitri Wiyanti, mengimbau para pengguna jalan tol agar memperhatikan aspek kesiapan perjalanan, seperti memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan dibarengi dengan mempersiapkan perbekalan selama perjalanan.
“Pastikan juga BBM sudah terisi penuh sebelum melakukan perjalanan, lakukan pengecekan tarif tol, mengisi saldo kartu uang elektronik dengan cukup, serta mengunduh aplikasi Travoy untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini,” tuturnya.//






































