JAKARTA, Bisnistoday- Marzuki Usman mantan Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya (Men Parsenibud) pada Kabinet Reformasi Pembangunan, 1998-1999 dan Menteri Kehutanan RI pada Kabinet Persatuan Nasional, 2001 terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Marzuki Usman, terpilih usai Pengurus Besar PWRI menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-XIV tahun 2021 dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum Periode 2021-2026.
Marzuki Usman mengungguli suara M. Feisal Tamin yang mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Men PAN) (2001–2004) pada Kabinet Gotong Royong. Munas Ke-XV dimeriahkan oleh penampilan paduan suara dari perwakilan PWRI daerah Banten yang menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hyme PWRI.
Munas PB PWRI dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir. Haryono Suyono menyerahkan tongkat kepemimpinan Ketua Umum PB PWRI periode 2021-2026 kepada Ketua Umum yang baru Marzuki Usman, usai terpilih.
“Pembangunan infrastruktur merupakan prasyarat, sedangkan pembangunan manusia adalah hakikat dari suatu negara sebagai human investment, serta fokus Presiden di periode kedua adalah pembangunan manusia kendati tidak mudah di masa pandemi saat ini, ” ujar Muhadjir saat membuka secara resmi Munas PB PWRI ke XIV Tahun 2021, dengan tema “Dengan Munas PWRI Ke-XIV Tahun 2021 Kita Mendukung Program Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 Untuk Indonesia Maju,” di Hotel Millennium Jakarta, Rabu (20/10) malam.
Sementara, Ketua penyelanggara yang juga Sekjen PB PWRI Djoko Sidik Pramono menyatakan, bangga atas tingginya antusias anggota dari daerah terhadap acara Munas, tapi mengingat situasi masih pandemi sehingga harus dibatasi.
“Kami bangga begitu antusias dari para anggota untuk datang ke Munas, tapi harus dibatasi karena situasi masih pandemi dan kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta tidak berkerumum, ” ungkap Djoko.
Ketua Umum PB PWRI Periode 2011-2016 dan 2016-2021 , Haryono Suyono mengingatkan kepada seluruh peserta agar mengendepankan kebersamaan dalam mengikuti acara hingga pemilihan ketua umum baru.
“Nanti tidak usah ribut-ribut dalam pemilihan ketua umum PB PWRI yang baru, tapi mari kita kedepankan kebersamaan dan kita harus tetap bahagia dan sehat, ” ujar Haryono disambut tepuk tangan para hadirin.
Pada kesempatan itu, turut diberikan Piagam Penghargaaan dan Tanda Kehormatan (PPTK) kepada tokoh yang dinilai memililki perhatian kepada PB PWRI, yaitu Menteri BUMN, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten 2007-2012, Ketua Yayasan Damandiri, Ketua Umum PB PWRI, Penasihat PB PWRI, Sekda Sulawesi Selatan, Bupati Pandeglang, Walikota Serang, serta Walikota Cilegon./



