www.bisnistoday.co.id
Senin , 27 April 2026
Home EKONOMI Mastercard dan Bank Commonwealth Perluas Jangkauan Program MMI
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Mastercard dan Bank Commonwealth Perluas Jangkauan Program MMI

PERLUAS JANGKAUAN: President Director, PT Mastercard Indonesia, Navin Jain (kiri), Presiden Direktur Bank Commonwealth, Lauren Sulistiawati (kedua dari kiri), Staf Ahli Bidang Produksi dan Daya Saing Kementerian Koperasi dan UKM, Yulius (ketiga dari kiri), dan Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis dalam acara MicroMentor 3 Years Journey In Indonesia di Jakarta, Jumat (19/8)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Mastercard dan PT Bank Commonwealth (Bank Commonwealth) melanjutkan kolaborasi untuk program MicroMentor Indonesia (MMI), sebuah platform mentoring yang mempertemukan wirausaha dan mentor bisnis. Dalam program MMI yang keempat ini, Mastercard dan Bank Commonwealth akan memperluas jangkauannya mencapai 100.000 UMKM dan mentor pada bulan Januari 2023.

Presiden Direktur Bank Commonwealth, Lauren Sulistiawati dalam acara MicroMentor 3 Years Journey In Indonesia di Jakarta, Jumat (19/8) mengungkapkan, sejak diluncurkan pada tahun 2019 bersama MicorMentor Mercy Corps, MMI telah menjangkau lebih dari 60.000 UMKM dan 20.000 relawan mentor di Indonesia, menjadikannya komunitas relawan mentor UMKM terbesar di Indonesia. Selain itu, program ini juga telah memfasilitasi lebih dari 200.000 interaksi dengan UMKM dan pendampingan relawan.

Dia menambahkan, sebagai bagian dari rangkaian Hari UMKM Nasional 2022, perayaan hari jadi MMI yang ketiga juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Mastercard dan Bank Commonwealth dalam mendukung target pemerintah Indonesia mencapai target transformasi digital nasional yaitu 30 juta UMKM menjadi bagian dari ekosistem digital pada tahun 2024, dengan cara menyediakan mentoring bisnis dan pelatihan keamanan siber kepada UMKM.

Seiring dengan pemulihan ekonomi Indonesia, UMKM diharapkan untuk berkembang secara berkelanjutan melalui inovasi dan digitalisasi. Dalam semangat hari UMKM Nasional, MMI berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak UMKM Indonesia agar mampu bangkit melalui skema, kebiasaan, dan strategi baru dalam memgembangkan potensi bisnis melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan di platform MMI.

“Sejalan dengan strategi Bank Commonwealth yang memiliki fokus kepada segmen UKM dan ritel, kami berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia. UMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, oleh karena itu pendampingan sangat dibutuhkan agar menjadi lebih kompetitif dan tangguh, terutama saat ekonomi mulai pulih seperti saat ini. Kami percaya program MMI dapat membantu UMKM Indonesia untuk bangkit dan tumbuh,” ujar Lauren Sulistiawati.

Sejak tahun 2014, Bank Commonwealth juga telah menjalankan program literasi keuangan bagi pengusaha wanita yaitu WISE (Wanita Indonesia Srikandi Ekonomi). Hingga bulan Juni 2022, sekitar 125.000 pengusaha telah mengikuti kelas WISE.

Dalam kesempatan sama, Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis mengatakan MicroMentor akan terus meningkatkan jangkauannya dalam menumbuhkan wirausahawan di seluruh Indonesia secara masif dan inklusif.

“Dalam kurun waktu tiga tahun, program MicroMentor telah mampu berperan aktif dalam ekosistem kewirausahaan Indonesia dimana target yang telah dicapai dapat diciptakan melalui beragam kemitraan strategis, diantaranya melalui Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta pihak lainnya,” ujarnya.

Ade mengatakan sejak pertama kali diresmikan pada 2019, wirausahawan dan relawan mentor di MicroMentor dari yang awalnya sejumlah 4 ribuan, saat ini telah mencapai 80 ribuan. ​​​Dari jumlah itu, tercatat 91 persen wirausahawan dengan beragam bisnisnya tetap beroperasi hingga kini, serta 19 persen mengalami pertumbuhan bisnis.

Ia memaparkan perusahaan yang terlibat dalam MicroMentor telah menciptakan 1,2 ribu pekerjaan baru selama tiga tahun ini.

Menuju tahun keempat, lanjut dia, MicroMentor akan meningkatkan fitur dan layanan pada pelatihan virtualnya melalui expert speaker series dan Toolkit Keamanan Siber dari Global Cyber Alliance. “Kami menargetkan akan memperluas program ini mencapai 100 ribu UMKM dan relawan mentor ada Januari 2023,” tandas Ade.

Program Unggulan

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Produksi dan Daya Saing Kementerian Koperasi dan UKM, Yulius mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM (KemeKopUKM) bersama dengan MicroMentor Indonesia telah melahirkan dua program unggulan diantaranya menciptakan 10.000 pendamping profesional SIGAP UMKM untuk mengakselerasi digital bagi UMKM yang dikembangkan menjadi Gerakan Relawan Garda Transformasi Formal Usaha Mikro (TRANSFUMI).

Sejak tahun 2021, program Garda Transfumi telah mengukuhkan 610 pendamping tersebar di 11 Provinsi yang ikut berkontribusi kepada capaian nasional terbitnya 1,7 Juta lebih NIB Per 18 Agustus 2022 dari target program strategis KemenkopUKM sebanyak 2,5 juta NIB dalam Sistem OSS.RBA.

“Pendampingan yang dilakukan Garda Transfumi sendiri telah mendampingi lebih dari 33.000 pelaku usaha mikro dan masih terus berproses. Pasca penerbitan NIB pelaku usaha nantinya akan dilanjutkan kepada mentoring dan pelatihan bisnis di MicroMentor Indonesia,” kata Yulius mewakili Menteri Koperasi dan UKM.

President Director, PT Mastercard Indonesia, Navin Jain menambahkan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 61 persen dan menyerap 97 persen tenaga kerja.

Mastercard telah bekerjasama dengan mitra-mitra utama seperti Bank Commonwealth, Mercy Corps Indonesia, serta Kementerian Koperasi dan UKM untuk menyediakan pelatihan profesional dan bisnis untuk UMKM dan relawan mentor guna membantu mereka beralih ke digital lebih cepat dan lebih tangguh.

“Program MMI merupakan bagian dari komitmen Mastercard, di bawah Mastercard Academy 2.0, untuk memberdayakan 100.000 masyarakat Indonesia dengan keterampilan yang mereka perlukan untuk berhasil dalam ekonomi digital. Mastercard percaya program ini sangat penting dalam mendukung pemulihan pasca pandemi dan perjalanan transformasi digital dari para pelaku usaha,” kataNavin Jain./    

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Terbaik dari NTT Capai Aset Rp1,38 Triliun

KUPANG, Bisnistoday - Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Siapkan Pembiayaan PLTS untuk Percepat Elektrifikasi Desa

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan komitmennya untuk...

Meta bakal Pangkas Ribuan Karyawan (unsplash/julio-lopez)
EKONOMIEkonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Meta dan Microsoft bakal Pangkas Ribuan Karyawan

JAKARTA, Bisnistoday - Perusahaan teknologi raksasa, Meta dan Microsoft bakal memangkas jumlah...

Perang Iran Pengaruhi Harga Obat (unsplash/roberto sorin)
EKONOMIHumanioraSport & Health

Gejolak di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Obat

JAKARTA, Bisnistoday - Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran  telah memicu...