PENAJAM PASER UTARA, Bisnistoday – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah sesuai dengan rencana tata ruang. Pembangunan IKN juga sudah menerapkan konsep forest City serta Smart City.
“Jadi konsep forest city dan smart city yang dicanangkan dapat direalisasikan sesuai dengan Rencana Tata Ruang,” ungkap Hadi Tjahjanto, saat mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, Rabu (20/12). Presiden Jokowi meninjau sedikitnya empat lokasi pengembangan kawasan dan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hadi Tjahjanto mengungkapkan, pembangunan sudah menggunakan prinsip yang selaras dengan lingkungan atau alam. Ruang hijau di IKN direncanakan untuk lebih dari 75%, di mana tertuang dalam Rencana Tata Ruang yang telah ditetapkan.
Diketahui, Presiden Jokowi meninjau seperti fasilitas umum yang diresmikan yakni Groundbreaking Tahap III. Fasilitas yang dimaksud adalah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN dan Nusantara Superblock. Dalam sambutannya, Presiden RI menekankan agar pembangunan gedung harus berkonsep green building.
“Saya titip satu untuk desain, green building. Karena yang ingin kita bangun, kawasan di seluruh IKN ini kawasan hijau, lingkungan hijau. Jadi, konsepnya berbeda dengan kota-kota di seluruh dunia,” kata Presiden Joko Widodo.
Mengakhiri agenda hari pertama kunjungan kerjanya di Kalimantan Timur, presiden beserta rombongan melakukan peninjauan rumah kaca yang dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon di Miniatur Reforestasi Hutan Hujan Tropis, IKN. Penanaman pohon bersama ini juga dilakukan di lokasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN.
Hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono; Kapolri, Listyo Sigit Prabowo; Panglima TNI, Agus Subiyanto; dan Pj. Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik. Hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN antara lain Sekretaris Jenderal, Suyus Windayana; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Lampri; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, Asnaedi beserta jajaran./




