JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong pengembangan pelayanan digital bidang pertanahan. Melalui peningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) diharapkan pelayanan pertanahan menjadi lebih baik.
“Ke depan, layanan Kementerian ATR/BPN akan menerapkan layanan bersifat digital, sehingga perlu adanya upaya pembelajaran dan penguasaan teknologi informasi secara intensif,” jelas Sofyan A. Djalil, Menteri ATR/BPN saat membuka kegiatan di Jakarta, kemarin. Ia menyatakan, sudah seharusnya seluruh insan Kementerian ATR/BPN mempelajari banyak hal baru, terutama dalam hal kemampuan teknologi informasi.
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) telah menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Kementerian ATR/BPN Tahun 2022 yang berlangsung secara daring.
Sofyan A. Djalil juga berujar, saat ini ranah pelayanan publik telah memasuki era transparansi. Sehingga, apapun yang dikerjakan oleh para pelayan publik, dapat diketahui dan dipantau oleh masyarakat. “Sebagai pejabat administrator dan pengawas, kita harus aware terkait ini dalam melayani publik. Kerja yang baik, sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur-red),” imbaunya.
Sebagai upaya mencari pemimpin-pemimpin bertalenta, Sofyan A. Djalil menyebut bahwa Kementerian ATR/BPN akan terus berkomitmen memperbaiki sistem merit agar dapat merekrut calon pemimpin yang berkualitas dan sesuai berdasarkan kinerja serta rekam jejak.
“Promosi kita buat setransparan dan sekompetitif mungkin. Ada sistem seleksi dan sistem talent pool, sehingga orang-orang yang bagus dan berprestasi akan punya kesempatan mengemban tanggung jawab yang lebih besar,” terangnya.
Menteri ATR/Kepala BPN juga berpesan kepada para peserta pelatihan agar terus meningkatkan kinerja serta kompetensi. “Kepada calon pimpinan, mari terus belajar hal-hal yang tidak Anda tahu, agar SDM Kementerian ATR/BPN menjadi lebih bagus, melayani publik dengan sepenuh hati, tercegah dari pelanggaran-pelanggaran yang ada,” pesan Sofyan A. Djalil.
Pada kempatan yang sama, Kepala PPSDM, Agustyarsyah mengemukakan, tujuan pelatihan ini adalah untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial administrator dan pengawas di Kementerian ATR/BPN.
“Kurikulum ini terdiri dari empat agenda yaitu agenda kepemimpinan, agenda Pancasila dan nasionalisme, agenda kinerja, dan agenda aktualisasi kepemimpinan. Pada PKA, akan ada agenda manajemen kerja dan pada PKP akan ada agenda pengendalian,” jelasnya./


