www.bisnistoday.co.id
Kamis , 8 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK ASTRA Tol Edukasi dan Sosialisasi Aturan Kendaraan Bermuatan Lebih
NASIONAL & POLITIK

ASTRA Tol Edukasi dan Sosialisasi Aturan Kendaraan Bermuatan Lebih

PENGAWASAN TRUK ODOL : Petugas melakukan pengetatan aturan untuk kendaraan yang bermuatan berlebih (ODOL/Over Dimension Over Load) di Tangerang, Banten, Kamis (10/2).
Social Media

BANTEN, Bisnistoday. –  ASTRA Tol Tangerang-Merak turut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi penegakan hukum (Gakum) untuk kendaraan over dimension dan over load (ODOL), yang dilaksanakan oleh Dirjen Perhubungan Darat dan Korlantas Mabes POLRI mulai Kamis (10/2) sampai 11 hari kedepan, di rest area km 68 arah Jakarta, Tol Tangerang-Merak. 

“Kami pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak), sangat serius mendukung adanya kegiatan edukasi dan sosialisasi penertiban kendaraan ODOL ini, karena dapat berdampak pada keselamatan pengguna jalan lainnya, maupun terhadap kelancaran distribusi angkutan logistik maupun orang, hal ini pada akhirnya menghambat pertumbuhan wilayah sekitarnya” tutur Adhi Resza, Direktur ASTRA Tol Tangerang-Merak.

Adhi menjelaskan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan ODOL, dikarenakan kecepatan truk yang melanggar ODOL rendah dan tidak memenuhi kecepatan minimal di jalan tol yaitu 60 km/jam sehingga dapat memperlebar gap speed (rentang kecepatan) dan dapat berdampak pada meningkatnya fatalitas kecelakaaan lalu lintas di dalam ruas jalan tol. Dampak negatif lainnya dari adanya kendaraan ODOL adalah timbulnya kerusakan perkerasan jalan.

Beberapa pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Korlantas Polri, Badan Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan provinsi Banten serta Polda Banten. 

Teknis pelaksanaan kegiatan yaitu akan di lakukan penertiban kendaraan muatan barang di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), kemudian dilakukan pengecekan menggunakan timbangan berat beban kendaraan portabel atau WIM portable, setelah itu kendaraan yang diidentifikasikan melanggar akan diarahkan ke tempat yang disediakan dan ditempelkan sticker yang menandakan bahwa kendaraan tersebut tidak mematuhi aturan atau pelanggar ODOL. 

Penertiban truk overdimension dan overload (ODOL) ini sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi kepada para supir truk angkutan barang yang membawa muatan berlebih, baik beban dan dimensi. Sehingga diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan akibat ODOL di jalan tol Tangerang-Merak. 

Kegiatan edukasi dan sosialisasi terkait ODOL semakin intensif dilakukan seiring dengan program pemerintah menuju zero ODOL 2023, dalam upaya peningkatan keselamatan pengguna jalan, pemeliharaan infrastruktur publik, yang juga diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan bisnis pengangkutan barang dan logistik.

Berdasarkan data pada pertumbuhan trafik rata-rata tol Tangerang-Merak sekitar 7,9% tiap tahunnya diimbangi dengan pertumbuhan kurang lebih 10,1%. Pada tahun 2021 sendiri /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...

Kantah Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Kebijakan ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Jalankan Kebijakan ATR BPN Terukur

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya memperkuat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Agrinas Palma Luncurkan Program Makan Bergizi dan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...