www.bisnistoday.co.id
Jumat , 26 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Mirae Asset : IHSG Bergerak Dalam Kisaran Terbatas
Bursa

Mirae Asset : IHSG Bergerak Dalam Kisaran Terbatas

GEDUNG BEI
Papan Pemantau Digital Pasar Saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih lesu dengan rentang gerak terbatas pada perdagangan Kamis (20/3). Tim Riset Mirae Asset Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak konsolidasi, dengan rentang perdagangan di level 6,263 hingga 6,384. Support di level 6,150.

Belum ada stimulus kuat untuk mendorong pergerakan positif IHSG dari domestik. OECD telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 menjadi 4,9% dari 5,2%.Sementara itu, menurut Tim Riset Mirae Asset Sekuritas, stance BI terlalu konservatif, dan sebenarnya terdapat ruang penurunan.

“Downside risk terhadap perekonomian meningkat, apabila menahan suku bunga terlalu lama, dan kami melihat tidak tertutup kemungkinan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di bawah 5,0% tahun ini dengan melihat perkembangan ekonomi Indonesia saat ini,” dalam urainnya.

Dari isu global, bahwa rentang FFR (Fed Fund Rate) tetap dipertahankan, sesuai ekspektasi, pada 4,25%-4,5% dan the Fed tetap membuka kemungkinan dua kali pemangkasan FFR tahun ini. Namun demikian, pada konferensi pers kemarin, Jerome Powell masih memberi sinyal bahwa the Fed masih akan tetap data dependent dalam menentukan langkah ke depan dan membuka kemungkinan perubahan stance bila dibutuhkan, disesuaikan dengan kondisi ekonomi terkini.

“Apabila kondisi ekonomi AS masih menunjukkan daya tahan dan inflasi masih sulit untuk turun menuju ke 2%, maka terdapat kemungkinan the Fed mempertahankan FFR pada level saat ini untuk waktu yang lebih panjang.”

Sementara itu, indeks USD (DXY) masih cukup stabil pada 103,47. Forward guidance the Fed berbeda dengan asumsi BI, yang memperkirakan FFR hanya akan diturunkan 1 kali, ke 4,25%, yang menjadi dasar keputusan mempertahankan BI rate pada 5,75% kemarin.

Rekomendasi Saham:
  • Saham JPFA, trading buy, Support :  1,950, Resistance : 2,040, Target price : 2,180 (+9.82%), Cut loss : 1,910
  • Saham BBCA : trading buy, Support : 8,225, Resistance : 8,500, Target price :  9,150 (+9.90%), Cut loss : 8,025
  • Saham BBNI : trading buy, Support : 4,110, Resistance : 4,240, Target price : 4,630 (+11.03%), Cut loss : 4,000.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...