JAKARTA, Bisnistoday, Direktur Utama PT Pelindo, Arif Suhartono mengatakan per 1 Oktober 2023, sudah dua tahun Pelindo usai di merger. Dulu terdapat tiga Pelindo, yakni Pelindo I, 2,3 dan 4. Sekarang keempatnya dimerger menjadi satu.
“Ini satu perjalanan yang panjang sekali.. Pak Jokowi sudah menunggu tujuh tahun, baru bisa direalisasikan. Dan dua hari lagi kami akan ulang tahun kedua,” kata Arif dalam diskusi Hub SPACE di JCC Senayan, Jakarta, Jumat.
Arif menjelaskan, pelabuhan itu menjadi bagian dari transportasi laut. Kalau kita bicara kapal, distribusi barang yang paling efektif adalah mengguakan kontainer. Dan sifat kapal kontainer itu scheduler.

Dari konsep itu apabila masing masing pelabuhan punya perfoma yang stabil karena kapal datang dan pergi itu sudah jelas. Dan ini menjadi salah satu network.
“Apalagi ada satu pelabuhan yang tidak stabil maka akan mengganggu network yang lain. Itulah satu pertimbangan mengapa Pelindo itu digabung. Dan tugas pertama Pelindo adalah melakukan proses standarisasi. Yang pada akhirnya akan membantu kelancaran distribusi logistic,” tegas Arif dalam diskusi yang dipandu langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Cak Lontong itu.
Perpendek poste. atau waktu tunggu. Ibaratnya kalau bus terlalu lama di terminal tidak dapat duit, tapi mereka jalan mereka akan dapat duit. “Sama juga dengan kapal, kalau lama bersandar di pelabuhan, maka kesempatan untuk mendapatkan kargo itu akan berkurang. Maka program kita adalah Perpendek Poste atau waktu bersandar di pelabuhan.”
Papua, Sorong, Manokwari yang biasanya Sabt, Minggu tidak ada aktivitas di pelabuhan, tapi kini mereka- mereka kerja Sabtu Minggu. Artinya kegiatan operasional pelabuhan di Barat Indonesia dan di Timur Indonesia sekarang ini sudah sama. (Ril)/




