www.bisnistoday.co.id
Senin , 12 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Merespon Negatif Data Inflasi AS, IHSG Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Merespon Negatif Data Inflasi AS, IHSG Ditutup Melemah

IHSG pada perdagangan Selasa (30/5) kembali ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pelaku pasar merespon regatif rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (14/9) ditutup melemah 39,94 poin ke posisi 7.278,08. Sementara indeks LQ45 turun 7,12 poin ke poisisi 1.035,52.

“Terkoreksinya mayoritas indeks saham bursa Asia, menanggapi negatif dari rilis data inflasi AS bulan Agustus yang meleset dari ekspektasi market, menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini,” kata Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (14/9).

Pada Agustus, AS mencatatkan inflasi sebesar 8,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan bulan Juli yang sebesar 8,5 persen (yoy). Namun angka tersebut masih di atas konsensus yang memperkirakan sebesar 8,1 persen (yoy).

Data inflasi tersebut, lanjut Julian, meningkatkan prediksi bahwa bank sentral AS The Fed akan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada pertemuan 20-21 September 2022 mendatang.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 0,83 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing 0,21 persen dan 0,03 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 1,22 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor kesehatan masing-masing minus 1,07 persen dan minus 0,81 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PTIS, OBMD, COAL, WAPO, dan OPMS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BPTR, UNSP, SMDM, HOMI, dan SRAJ.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.579.235 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,59 miliar lembar saham senilai Rp19,28 triliun. Sebanyak 213 saham naik, 313 saham menurun, dan 176 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 796,01 poin atau 2,78 persen ke 27.818,62, indeks Hang Seng turun 479,76 poin atau 2,48 persen ke 18.847,1, dan indeks Straits Times meningkat 32,06 poin atau 0,97 persen ke 3.258,02./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...