www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home EKONOMI Pengadaan Lahan KEK Mandalika Rampung
EKONOMI

Pengadaan Lahan KEK Mandalika Rampung

Kakanwil BPN Provinsi NTB mendampingi Menparekraf Sandiago Uno bersama Gubernur NTB Zulkiflimansyah dan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, melakukan peninjauan obyek Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanah Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, kemarin. ( foto: BToday)
Social Media

LOMBOK TENGAH, Bisnistoday – Kementerian ATR/ BPN memastikan pengadaan tanah sebagai isu sentral dalam pembangunan infrasruktur untuk kepentingan umum telah selesai. Seiring dengan itu, pembangunan infrastruktur pada KEK Mandalika ini akan terus berjalan.

“Pada penlok II, Alhamdulillah dengan dukungan semua pihak, sudah selesai semua,” ungkap Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat, Slameto Dwi Warsono saat akan menyerahkan hasil pelaksanaan pengadaan tanah kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, di Kawasan Mandalika, Kamis (6/5).

Seperti diketahui, dalam rangka akselerasi perekonomian masyarakat, pemerintah menetapkan beberapa proyek strategis nasional, salah satunya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Selain itu, kawasan ini juga ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dengan satu destinasi andalannya adalah Sirkuit Internasional Moto GP yang saat ini dalam masa pembangunan di zona tengah KEK Mandalika.

Baca juga : Kawasan Taman Bersepeda Mandalika Sudah Ditata

Pembangunan infrastruktur ini tentunya tidak lepas dari pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang salah satunya digawangi oleh Kementerian ATR/BPN.

Lebih lanjut, Kakanwil BPN Provinsi NTB juga menjelaskan, pelaksanaan pengadaan tanah ini dilaksanakan sesuai tahapan-tahapan yang telah ditentukan dalam pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

“Dengan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 dan berlanjut dengan Undang-Undang Cipta Kerja, hari ini akan kami serahkan hasil pengadaan tanah seluas kurang lebih 6,5 hektare, sudah selesai, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” jelasnya.

“Setelah penyerahan dokumen hasil pelaksanaan kepada bapak dalam waktu 30 hari, sesuai peraturan yang berlaku dapat diajukan pendaftaran tanahnya untuk mendapatkan sertipikat ke Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Tengah,” paparnya.

Berjalan Sesuai Aturan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno pada kesempatan ini menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat pada pengadaan tanah ini. “Telah dilaksanakan dengan ganti untung kepada masyarakat pemilik tanah enclave tersebut, tidak Ada unsur paksaan, tanpa kehadiran dari unsur aparat keamanan, karena semua dilaksanakan dalam proses keikhlasan,” ujarnya.

Sandiaga Uno menambahkan bahwa pelaksanaan pengadaan tanah ini merupakan wujud dukungan pihaknya terhadap upaya pengembangan KEK Mandalika menjadi KEK Pariwisata untuk mempercepat pemulihan sektor parekraf NTB serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Sebagai informasi, luas KEK Mandalika kurang lebih 140 hektare dengan lahan _enclave_ seluas 11,4 hektare terdiri dari lahan _enclave_ penetapan lokasi (Penlok) I seluas 4,8 hektare dan sisanya lahan _enclave_ Penlok II. Pengadaan tanah Penlok I dilaksanakan oleh ITDC meliputi tanah yang berada didalam _street cirkuit_ sedangkan penlok II meliputi tanah penunjang sirkuit dilaksanakan oleh BPN.

Penyerahan hasil pelaksanaan pengadaan tanah ini dilaksanakan pada saat Kakanwil BPN Provinsi NTB mendampingi Menparekraf Sandiago Uno bersama Gubernur NTB Zulkiflimansyah dan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, melakukan peninjauan obyek Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanah Sirkuit Mandalika. Selain Kakanwil Provinsi NTB, dari Kementerian ATR/BPN hadir Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Suharli, dimana KEK Mandalika berada pada wilayah kerjanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden Sebut KDKMP Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Merah Putih (KDKMP)...

Demontrasi Menolak Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Perang (dok: Unsplash/kuczmarski
EKONOMIGLOBALIndepth

Waspadai Tirani Teknologi dan Munculnya Kolonialisme Baru

JAKARTA, Bisnistoday -  Pada September 2024, masyarakat dunia terkejut dengan meledaknya ribuan...

Astra Women Network 2026 bertema “Women Empowered: From Empowerment to Impact.” (dok: Astra)
EKONOMIHumaniora

Astra Women Network 2026: Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata

JAKARTA, Bisnistoday - Astra terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Segera Launching Operasional KDKMP

BOJONEGORO, Bisnistoday — Pemerintah merencanakan segera melaunching sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...