www.bisnistoday.co.id
Senin , 6 Juli 2026
Home EKONOMI Perusahaan Sawit Akan di Audit dan Harus Berkantor Pusat di Indonesia
EKONOMISektor Riil

Perusahaan Sawit Akan di Audit dan Harus Berkantor Pusat di Indonesia

AKAN DIAUDIT: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan menegaskan segera mengaudit perusahaan kelapa sawit dan memastikannya membangun pusat di Indonesia
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan menegaskan segera mengaudit perusahaan kelapa sawit dan memastikannya membangun pusat di Indonesia. Hal ini dilakukan menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan masalah minyak goreng di tanah air.

Menurut Luhut, audit terhadap perusahaan kelapa sawit dilakukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi bisnis sawit yang ada. Di antaranya, luasan kebun, produksi hingga kantor pusat. “Saya lapor Presiden, Pak headquater-nya (kantor pusat) harus semua pindah ke sini’,” kata dia dalam seminar nasional Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) secara daring di Jakarta, Rabu (25/5).

Luhut mengatakan kantor pusat perusahaan sawit wajib berada di Indonesia agar mereka membayar pajak. Pasalnya, masih banyak perusahaan sawit yang berkantor pusat di luar negeri sehingga menyebabkan Indonesia kehilangan potensi pendapatan dari pajak.

“Bayangkan dia punya 300-500 ribu hektare, headquarter-nya di luar negeri, dia bayar pajaknya di luar negeri. Not gonna happen. You have to move your headquarter to Indonesia. (Tidak boleh. Kamu harus pindahkan kantor pusatmu ke Indonesia),” tegasnya.

Luhut pun menanggapi banyaknya cibiran soal peran dan tugas barunya mengurus masalah minyak goreng.

Luhut menilai masalah minyak goreng bukan sekadar siapa yang menangani. Yang terpenting, menurut dia, adalah tujuan utama penyelesaian masalah tersebut, yaitu agar pasokan dan harganya bisa kembali dijangkau masyarakat.

“Itu yang penting dipikirkan. Bukan hanya sekadar siapa yang nanganin, si itu nanganin. Mau siapa kek yang nanganin, yang penting beres. Buat saya, ingat itu, berpegang teguh pada tujuan,” pungkas Luhut./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Agrinas Palma Bangun Model Kemitraan Koperasi Sawit

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Digelar Masif, Kemenkop dan Dekopin Gelar Kick Off Bulan Koperasi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar...

Demam Piala Dunia di Bangladesh (dok: EFE/Mundo Deportivo)
EKONOMISport & Health

Bangladesh Kecipratan Cuan Piala Dunia

JAKARTA, Bisnistoday – Bangladesh memang tidak ikut serta di Piala Dunia 2026,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengemudi Ojol Resmi Berstatus Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday – Mulai 1 Juli 2026 pengemudi ojek online (ojol) roda...