www.bisnistoday.co.id
Selasa , 19 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Presiden Prabowo Sambut Delegasi UEA, Bahas Kolaborasi Besar di Energi, Infrastruktur, dan Pendidikan
Ekonomi & Bisnis

Presiden Prabowo Sambut Delegasi UEA, Bahas Kolaborasi Besar di Energi, Infrastruktur, dan Pendidikan

Delegasi UEA
DELEGASI Uni Emirat Arab (UEA) temui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Hubungan strategis antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA) kian erat. Hal itu tampak saat Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan delegasi PEA di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/10).Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, menandai babak baru kerja sama dua negara di bidang energi, infrastruktur, dan pendidikan.

Delegasi PEA dipimpin oleh Faisal Al Bannai, Penasihat Presiden UEA untuk Riset Strategis dan Teknologi Maju sekaligus Chairman EDGE Group. Turut mendampingi, Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al-Dhaheri, bersama jajaran petinggi EDGE Group.

Usai pertemuan, Dubes Abdulla Al-Dhaheri menyampaikan bahwa nilai perdagangan Indonesia–PEA kini menembus lebih dari 5 miliar dolar AS, meningkat tajam dari 1,9 miliar dolar AS pada 2021.“Kami membahas banyak hal: perumahan, infrastruktur, dan berbagai sektor lainnya,” ujarnya kepada awak media.

Ia menambahkan, kerja sama kedua negara yang dulu berfokus pada minyak, gas, pelabuhan, dan pendidikan, kini berkembang pesat sejak kunjungan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada 2019.

“Kini kami telah memperluas kerja sama ke sektor energi terbarukan, pendidikan, dan pertanian. Contohnya proyek PLTS Cirata di Jawa Barat yang terus berkembang,” ungkapnya.

Peluang Besar di Sektor Energi dan Teknologi Bersih

Dalam bidang energi, Al-Dhaheri menyoroti potensi besar kerja sama eksplorasi dan produksi gas alam di Laut Andaman, Aceh—temuan yang disebutnya sebagai pencapaian besar dalam dua dekade terakhir.

“Ini kisah sukses yang membanggakan untuk energi bersih Indonesia. Kami ingin kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan produksi, tetapi juga lapangan kerja dan transfer teknologi,” tegasnya.

Pendidikan dan Pengembangan SDM

Selain energi dan infrastruktur, kedua negara juga siap memperkuat kerja sama di bidang pendidikan.“Kami akan mengirim delegasi dari UEA untuk memperluas kolaborasi di sektor pendidikan. Akan ada banyak kabar baik tentang hal itu,” ujar Al-Dhaheri optimistis.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kuat Indonesia dan UEA untuk terus memperdalam hubungan strategis tidak hanya di tataran ekonomi, tetapi juga dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas manusia./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Ekonom Soroti “Ongkos Pertumbuhan” di Balik Ekonomi 5,61 Persen

JAKARTA, Bisnistoday - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada Triwulan I-2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden Sebut KDKMP Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Merah Putih (KDKMP)...

Ekonomi & Bisnis

Kemenkop Dorong Akses Pasar Koperasi Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Importir Korea

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam kegiatan Smart Factory INNOBIZ Korea di COEX, Seoul,...

Pameran SIAL Interfood
Ekonomi & Bisnis

SIAL Interfood Berperan Bangun Jejaring Pelaku Industri Makanan Global

JAKARTA, Bisnistoday -SIAL, jaringan inovasi pangan terkemuka di dunia bakal menggelar SIAL...