JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (09/3) ditutup menguat 23,42 poin ke posisi 6.799,7. Sementara indeks LQ45 naik 3,85 poin ke posisi 942,8. Penguatan didorong oleh naiknya harga saham sektor transportasi dan logistik.
Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam ulasannya di Jakarta, Kamis (09/3) menyebutkan, hasil survei Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja penjualan eceran pada bulan Januari 2023 mengalami kontraksi secara bulanan maupun tahunan.
Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks penjualan riil (IPR) tercatat sebesar 208,2 atau terkontraksi sebesar 0,6 persen year on year (yoy), setelah sebelumnya tumbuh 0,7 persen yoy pada Desember 2022.
Penurunan penjualan eceran terjadi pada mayoritas kelompok peralatan informasi dan komunikasi yang terkontraksi sebesar 4,1 persen yoy, kemudian diikuti kelompok barang budaya dan rekreasi yang turun 0,7 persen yoy.
Dibuka menguat, IHSG cenderung betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat di mana sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 1,64 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor industri naik masing-masing 1,13 persen dan 0,97 persen.
Dua sektor terkoreksi di mana sektor barang konsumen primer turun paling dalam minus 0,43 persen, diikuti sektor properti yang turun minus 0,43 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SAGE, CUAN, MKTR, VAST dan TRON. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni IBOS, SINI, MTWI, LPPS, dan HDFA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.105.257 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,58 miliar lembar saham senilai Rp8,42 triliun. Sebanyak 254 saham naik, 253 saham menurun, dan 225 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 179,00 poin atau 0,63 persen ke 28.623,1, indeks Hang Seng melemah 125,51 poin atau 0,63 persen ke 19.925,7, indeks Shanghai melemah 7,16 poin atau 0,22 persen ke 3.276,0, dan indeks Strait Times turun 11,82 poin atau 0,37 persen ke 3.215,0.
Rupiah Menguat
Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Kamis meningkat di tengah pasar menunggu data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).
Rupiah pada Kamis ditutup menguat lima poin atau 0,03 persen ke posisi Rp15.433 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.438 per dolar AS.
Investor fokus pada data pekerjaan AS untuk Februari yang akan dirilis pada Jumat (10/3/2023) untuk konfirmasi bahwa pertumbuhan pekerjaan yang kuat terus mendukung kenaikan suku bunga yang lebih besar. Dolar melonjak sejak data pada 3 Februari menunjukkan bahwa pemberi kerja menambahkan 517.000 pekerjaan pada Januari.
Para ekonom memproyeksikan perolehan pekerjaan 203.000, sementara upah diperkirakan naik 0,3 persen untuk bulan ini dan 4,8 persen secara tahunan./


