JAKARTA, Bisnistoday -Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Igbal menyatakan siap memberikan masukan untuk semangat pernjuangan pekerja, upah layak serta Perlindungan Buruh di Indonesia.
“Beberapa hal yang mungkin nanti, karena saya kan langsung memberikan laporan ke Bapak Presiden melalui koordinasi dengan Pak Mensesneg,” tutur Said Igbal di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6).
Said Igbal berpandangan, bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang Menara, kesetaraan kesempatan setiap masyarakat.
“Dalam pandangan kami, pertumbuhan itu harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang merata, kesetaraan kesempatan, setiap orang punya kesempatan. Kalau bahasa kami yang sederhana, kau boleh kaya, tapi jangan miskinkan kami,” katanya.
Mengenai kesejahteraan buruh, Said Igbal mengatakan, kesejahteraan meliputi kepastian kerja, pendapatan yang pasti, serta jaminan sosial. Hal tersebut menurutnya, akan disampaikan kepada Presiden sebagai bahan pertibangan dalam memutuskan kebijakan.
“Tiga hal inilah yang akan kami fokuskan, memberikan saran-saran, pendapat, dan analisis kebijakan kepada Presiden terkait dengan kesejahteraan buruh,” tambahnya.
Selain itu, Said Igbal mengatakan, tentang upah layak bagi para buruh yang masih memerlukan intervensi pemerintah, termasuk buruh migran.
“Hal-hal ini yang akan kami sampaikan kepada Bapak Presiden dalam bentuk saran, pendapat, gagasan, dan menganalisis kebijakan. Tentu saya akan mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan,” ujarnya.
Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi nasional memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.//






































