JAKARTA, Bisnistoday – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan perhelatan Supply Chain & National Capacity Summit (SCM Summit) 2024 dihadiri sekitar 10 ribu pengunjung. Kegiatan SCM Summit sangat penting untuk mendorong kemajuan dan investasi di hulu migas nasional.
Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko saat penutupan SCM Summit 2024 di Balai Sidang – JCC, Jakarta, Jumat (16/8).”Dari siang tadi sudah sekitar 9 ribuan lebih, hingga sore ini, saya yakin mencapai 10 ribu orang,” tutur Rudi.
Ia menjelaskan, bahwa SCM Summit 2024 diikuti sebanyak 39 mitra, dengan pembukaan booth sebanyak 27 mitra. “Pada pembukaan, Bapak Kepala SKK Migas menekankan pentingnya kolaborasi, untuk kemajuan dan investasi di industri migas.
Selain itu, lanjut Rudi, bahwa seperti yang diungkapkan Menteri ESDM, Arifin Tasrif menggarisbawahi bahwa pentingnya kolaborasi yang solid dalam ekosistem hulu migas. “Seperti yang diungkapkan Menteri Marves, juga sangat penting mengenai digitaslisai dan transparansi,” tuturnya.
Pada pembukaan, juga Menko Marves berpesan tentang harmonisasi regulasi sektor migas dengan aturan global.Dalam kesempatan SCM Summit 2024 ini juga, diisi oleh para pembicara kelas global dan nasional. “Berbagai pembahasan disampaikan, dari ketahanan industri energi, digitalisasi, serta tranparansi sehingga mampu menjawab tantangan global.”
Rudu Satwuko menambahkan, bawah pembasan didalam pelaksanaan SCM Summit tidak hanya mengenai teknis tetapi juga melibatkan upaya perbaikan perizinan. SCM Summit juga menghadirkan bisa kepabeanan, berbagai bentuk pelayanan perizinan lainnya.
“Acara kali ini, ditutup dengan kegiatan penghargaan kepada pengunjung baik dari SKK Migas, KKKS, dan atas kerja keras, solidatritas dan semangat semua pihak, kami mengucapkan terima kasih.”/

