www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Stasiun Magetan Hubungkan Akses ke Bandara Adi Sumarmo dan Destinasi Wisata
Nasional

Stasiun Magetan Hubungkan Akses ke Bandara Adi Sumarmo dan Destinasi Wisata

Stasiun Magetan
STASIUN Magetan, berada di Kec. Barat, Kab. Magetan, Jawa Timur./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Stasiun Magetan (MAG) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan dan terletak di Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, Jawa Timur. Stasiun Magetan, kini sebagai penghubung perjalanan kereta dari Kecamatan Barat, menuju ke Bandara Adi Sumarmo, Solo. Sebaliknya, Stasiun Megetan juga membuka akses menuju destinasi wisata Kota Magetan dan Telaga Sarangan.

“KAI berkomitmen untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan mempercepat aktivitas ekonomi melalui konektivitas yang kuat dan efisien ke berbagai pusat kota. Peningkatan kinerja penumpang dan aktivitas logistik di Stasiun Magetan merupakan bagian dari komitmen KAI di regional,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, Minggu (16/11).

 Sejalan dengan tujuan tersebut, KAI melalui Daerah Operasi 7 Madiun (Daop 7) menginisiasi Program Rail Tour Jawa Timur, sebuah paket wisata berbasis moda kereta api. Program ini bertujuan menjadi penghubung mobilitas wisatawan menuju destinasi favorit, didukung oleh kampanye “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api.”

Menurutnya, program Rail Tour Jawa Timur merupakan langkah kolaboratif antara KAI dengan sejumlah Pemerintah Daerah, Dinas Pariwisata, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, di antaranya Magetan, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar. Paket wisata yang ditawarkan mencakup beberapa kota tematik seperti Kota Pecel Madiun, Kota Angin Nganjuk, Kota Santri Jombang, Kota Tua Kediri, Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan Kota Bumi Bung Karno.

“Stasiun Magetan menjadi gambaran bahwa layanan kereta api mampu menjadi katalisator pertumbuhan regional yang meningkatkan mobilitas serta mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” tutur Anne.

Seperti diketahui, bahwa Stasiun Magetan yang pada awal pembangunannya antara tahun 1883 hingga 1884 dikenal sebagai Halte Barat, kini menjadi satu-satunya stasiun kereta api aktif di Kabupaten Magetan.

Pada tahun 2019, stasiun ini resmi diubah namanya dari Stasiun Barat menjadi Stasiun Magetan atas usulan Pemerintah Kabupaten setempat untuk memperkuat identitas Magetan sebagai bagian dari jaringan transportasi nasional.

Stasiun ini mencatatkan kinerja mobilitas yang stabil dengan melayani rata-rata 270-an penumpang setiap harinya, dengan volume penumpang bulanan mencapai sekitar 8.000 penumpang. Kenaikan signifikan juga turut didukung oleh beroperasinya layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Adi Soemarmo – Solo Balapan – Madiun/Caruban./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kemendag dan Bapanas
Nasional

Kemendag-Bapanas Bersinergi Perkuat Keamanan Pangan Nasional

JAKARTA, Bisnistoday -Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional resmi menandatangani Perjanjian Kerja...

Said Igbal
Nasional

Said Iqbal Janji Perjuangkan Kepastian Kerja, Upah Layak, dan Perlindungan Buruh

JAKARTA, Bisnistoday -Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Penasehat...

Nasional

Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

JAKARTA, Bisnistoday  - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Menteri PU
Nasional

Ratusan SPPG Siap Difungsikan di Seluruh Indonesia Termasuk Wilayah 3 T

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkapkan pihaknya telah...