www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 9 Mei 2026
Home HEADLINE NEWS Strategi Pembangunan Nasional, ISEI Berpandangan Soemitronomics Tetap Relevan
HEADLINE NEWS

Strategi Pembangunan Nasional, ISEI Berpandangan Soemitronomics Tetap Relevan

Gagasan Soemitronomics./
DISKUSI Panel Soemitronomics./
Social Media

SAMARINDA, Bisnistoday- Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) berpandangan bahwa gagasan Soemitro Djojohadikoesoemo masih relavan menjadi acuan ditengah situasi kurang menguntungkan yakni rivalitas ekonomi AS-China. Hal ini mengemuka saat kegiatan ISEI Panel Discusssion “Soemitronomics: Gagasan, Langkah, dan Pengaruh Ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo” di Samarinda, baru-baru ini

Pada kesempatan ini, Prof. Ari Kuncoro PhD, mengutarakan pentingnya konsep trilogi pembangunan dalam serta aplikasi dari nasionalisme, sosialisme, dan pragmatisme di Tengah rivalitas global yang semakin tajam.

Ari Kuncoro juga menekankan pentingnya sentralisme Indonesia dalam memandang rivalitas AS-Tiongkok dengan menerapkan langkah-langkah preventif dan penuh kehati-hatian sesuai dengan pemikiran Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo sebagai fondasi ekonomi bangsa.

Sementara, Prof. Ahmad Erani Yustika, PhD berpandangan, bahwa Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo menyampaikan fondasi fundamental strategi pertumbuhan ekonomi bangsa. Pertama, gerakan ekonomi benteng dimana memberikan keistimewaan pada importir lokal dan memberikan kredit usaha rakyat kepada usaha kecil dan menengah (UKM).

Kedua, lanjutnya, Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo juga menekankan pada pentingnya efisiensi dalam birokrasi dengan regulasi yang efisien karena “high cost economy” hanya akan memberatkan kesejahteraan masyarakat. Ketiga, pentingnya riset dan inovasi dalam pertumbuhan serta pembangunan ekonomi serta integrasinya dalam mendukung industri dalam negeri.

Kegiatan ISEI Panel Discusssion digelar ISEI bersama dengan BPS RI, KPw Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur,  Universitas Mulawarman, ISEI Cabang Samarinda, dan BPD Kaltimtara.  Diskusi Panel ini dibuka oleh Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M,Si. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mulawarman.

Dr. Solikin M. Juhro memberikan Keynote Speech yang menekankan pemikiran Prof. Soemitro menjadi sangat relevan, karena pada kondisi ini global fragmented terjadi dari awalnya Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA) menjadi Turbulence, Uncertainty, Novelty, dan Ambiguity (TUNA).

Sedangkan Budi Widihartanto, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur juga memberikan Opening Speech yang dilanjutkan dengan pemberian apresiasi dari ISEI Cabang Samarinda kepada BI Provinsi Kalimantan Timur atas kontribusinya mendukung applied research yang berkontribusi pada pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.

ISEI sebagai organisasi profesi ekonomi tertua yang didirikan oleh  Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo akan berperan sebagai mitra Pemerintah untuk menghadirkan kembali gagasan, langkah, dan pengaruh ekonomi yang disampaikan oleh Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo (Soemitronomics)./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

TRADE EXPO INDONESIA 2026

<?php echo adrotate_ad(13); ?>

Related Articles

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBALHEADLINE NEWS

Perusahaan Kargo Masih Dihantui Lonjakan Biaya Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Pembukaan kembali Selat Hormuz (seandainya dibuka) tidak akan berdampak...

Tol Bocimi
HEADLINE NEWSNasional

Kementerian PU Turunkan Excavator Tangani Material Longsor di KM 72 Ruas Tol Bocimi

SUKABUMI, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tangani longsor yang terjadi di...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

PDB Lampaui Ekspektasi, Mirae Asset Prediksi Rupiah Jadi Kunci Arah IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan domestik...

Wamendikdasmen
HEADLINE NEWS

Wamendikdasmen Minta Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Dioptimalkan Agar Tepat Sasaran

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong evaluasi menyeluruh...