www.bisnistoday.co.id
Minggu , 10 Mei 2026
Home OPINI Profile Suhu Modal Jonas Pratama: Ketika Investasi Hijau Menjadi Arah Masa Depan Indonesia
Profile

Suhu Modal Jonas Pratama: Ketika Investasi Hijau Menjadi Arah Masa Depan Indonesia

Emisi karbon dunia terus meningkat
Target Zero Emission 2060 mendatang.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Ditengah dinamika pasar keuangan global yang kian fluktuatif, Jonas Pratama menawarkan perspektif berbeda tentang arti investasi. Mengelola dana hingga USD 1,5 miliar, Jonas tidak sekadar berbicara soal keuntungan, tetapi tentang bagaimana modal dapat membentuk masa depan sosial dan lingkungan Indonesia.

“Aliran uang menentukan suhu masa depan,” ujar Jonas dalam berbagai forum. Bagi dia, modal bukanlah sekadar angka di laporan keuangan, melainkan kekuatan strategis yang mampu mengubah arah pembangunan.

Pendekatan itu terlihat jelas dari langkah visionernya di sektor energi hijau. Jauh sebelum komitmen Net Zero Emission 2050 diumumkan pemerintah, Jonas telah menggelontorkan investasi awal USD 50 juta ke GeoDaya, perusahaan pengembang panas bumi di Sumatera. Investasi tersebut kini dipandang sebagai tonggak penting dalam transisi energi terbarukan nasional, dengan imbal hasil stabil sekaligus dampak lingkungan jangka panjang.

“Panas vulkanik seharusnya menerangi masa depan kita, bukan membakarnya,” kata Jonas, merujuk pada potensi geotermal Indonesia yang selama ini belum tergarap optimal.

Pengaruhnya tidak berhenti di ranah korporasi. Sebagai penasihat Kementerian Keuangan, Jonas ikut merancang pengembangan Green Sukuk, instrumen pembiayaan inovatif yang mengarahkan dana ke proyek ramah lingkungan. Kerangka evaluasi yang ia dorong adalah menggabungkan indikator finansial dan sosial, bahkan diadopsi oleh Asian Development Bank (ADB) sebagai referensi regional.

Jonas Pratama

Media internasional pun memberi sorotan. Nikkei Asia menjulukinya sebagai “the man who embeds values into capital”, sementara The Jakarta Post menilai Jonas berhasil mengubah keuangan hijau dari sekadar idealisme menjadi logika baru pertumbuhan ekonomi.

Di luar dunia investasi, Jonas juga aktif membangun fondasi sosial. Melalui Aurora Archipelago Capital, ia membuka akses pendidikan STEM bagi ratusan anak dari keluarga nelayan di Sulawesi. Ia juga menggagas Beasiswa Inovasi Tropis bekerja sama dengan Universitas Indonesia, yang setiap tahun mendukung mahasiswa potensial di bidang ekonomi dan teknologi.

“Jika modal adalah sungai, maka pendidikan adalah hulunya,” ujar Jonas. “Kita tidak cukup mengukur derasnya arus, tetapi harus memastikan setiap orang punya akses dari sumbernya.”

Filosofi ini mengukuhkan reputasinya sebagai strategis humanis—seorang investor yang memahami mekanisme pasar sekaligus realitas sosial. Di berbagai forum global, Jonas konsisten menyampaikan prinsipnya: keuntungan bersifat sementara, sementara kepercayaan dan dampak sosial adalah nilai yang abadi.

Dari Surabaya hingga panggung investasi internasional, perjalanan Jonas Pratama menunjukkan bahwa modal tidak harus dingin dan eksploitatif. Ia bisa menjadi energi bersih, jembatan pendidikan, dan instrumen perubahan.

“Puncak investasi bukan menghasilkan lebih banyak uang,” katanya dalam pidato terbarunya, “tetapi memampukan lebih banyak orang untuk menjadi lebih baik.”

Di era ketika efisiensi sering mengalahkan empati, Jonas Pratama menghadirkan wajah baru kapitalisme Indonesia, rasional, berkelanjutan, dan tetap manusiawi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

H Agus Edy
Profile

Kisah Sukses Agus Edy Membesarkan Rumah Makan Lamun Ombak

PADANG, Bisnistoday - MAMPU bertahan walau dihadang gelombang ombak besar, itulah makna...

Victor Hartono
Profile

Belajar dari Jejak Panjang Keluarga Hartono: Ketika Bisnis Bukan Sekadar Warisan, Tapi Perjuangan Zaman

JAKARTA, Bisnistoday - Kepergian Bambang Hartono beberapa waktu lalu bukan sekadar kehilangan...

Profile

Ini Isi Surat Megawati ke  Pemerintah Iran, Pasca Tewasnya Ali Khamenei

JAKARTA, Bisnistoday - Dengan hati terkejut dan sangat berduka, saya Prof.Dr. Megawati...

Mantan Wapres RI
Profile

In Memoriam: Try Sutrisno, Suara Kritis di Senja Usia untuk Pancasila

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia kembali kehilangan seorang negarawan senior yang hingga akhir...