JAMBI, Bisnistoday- Guna memperkuat pasokan energi domestik kembali mendapat dorongan positif. PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL) menyatakan pengeboran sekaligus uji produksi awal sumur pengembangan Gemah-81 dengan performa tinggi dan efisiensi biaya yang signifikan.Hal tersebut diungkapkan melalui keterangan resmi PCJL kepada media di Jakarta, Sabtu (14/2).
Dalam keteranganya manajemen PCJL, sumur yang berlokasi di wilayah operasi Jabung, Jambi, ini dirancang menembus tiga target reservoir dengan sasaran utama pada kedalaman 7.259–7.281 feet measured depth (MD). Hasil pengujian menunjukkan kemampuan produksi gas mencapai 4,8 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) serta kondensat sekitar 400 barel per hari. Capaian tersebut memperlihatkan potensi reservoir yang kuat sekaligus menambah suplai energi domestik di tengah kebutuhan nasional yang terus meningkat.
“Untuk mempercepat pemanfaatan produksi, gas dan kondensat dari sumur Gemah-81 direncanakan segera dialirkan ke fasilitas Gemah Station melalui pemasangan pipa sepanjang kurang lebih 300 meter. Integrasi cepat ke infrastruktur yang sudah ada memungkinkan monetisasi produksi dilakukan tanpa pembangunan fasilitas besar tambahan,” urai manajemen PCJL.
Keberhasilan proyek ini juga menonjol dari sisi efisiensi operasional. Proses pengeboran berlangsung aman tanpa insiden keselamatan kerja dengan realisasi biaya sekitar USD5,32 juta atau setara 85 persen dari anggaran yang disetujui oleh SKK Migas. Efisiensi tersebut mencerminkan optimalisasi desain pengeboran, perencanaan matang, serta koordinasi operasional yang efektif.
Dalam konteks transisi energi, gas bumi masih memegang peran strategis sebagai sumber energi yang andal dan relatif lebih bersih. Keberhasilan pengembangan lapangan gas seperti Gemah-81 dinilai menjadi bagian penting dari strategi keberlanjutan energi Indonesia.
PCJL juga memastikan momentum peningkatan produksi akan terus dijaga melalui rencana pengeboran lanjutan sumur Gemah-85 dan NEB-85 ST dalam waktu dekat. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung stabilitas pasokan energi nasional sekaligus memperkuat fondasi kemandirian energi jangka panjang.
Dengan kombinasi performa teknis yang solid, standar keselamatan yang terjaga, serta efisiensi biaya, Gemah-81 menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan sumber daya domestik dapat memberikan dampak langsung bagi ketahanan energi nasional.



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)






















