www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home EKONOMI Energi Tahun 2023, PLN EPI Serap 1 Juta Ton Biomassa untuk Co-Firing PLN
Energi

Tahun 2023, PLN EPI Serap 1 Juta Ton Biomassa untuk Co-Firing PLN

Produk biomassa jenis cangkang sawit dan woodchip untuk pasokan biomassa ke PLTU Sintang
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sepanjang tahun 2023 telah menerapkan teknologi subtitusi batu bara di 43 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan biomassa. Pada 2023, PLN EPI telah menyerap 1 juta ton biomassa, tumbuh 71% dibandingkan tahun 2022 sebesar 585 ribu ton.

Penggunaan biomassa di pembangkit dengan teknologi co-firing ini mampu mengurangi penggunaan batu bara di pembangkit sekitar 1-3%. Selain bisa menggantikan ketergantungan atas energi fosil secara bertahap, penggunaan biomassa juga mampu menurunkan emisi.

“Dengan teknologi co-firing, 43 pembangkit  yang ada mampu mengurangi emisi hingga 941,9 ribu ton co2,” kata Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/1).

Iwan juga menjelaskan penggunaan biomassa juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, serapan biomassa baru 290 ribu ton. Pada tahun 2022 naik menjadi 450 ribu ton dan tahun 2023 tumbuh menjadi 870 ribu ton.

“Hingga tahun 2025, kebutuhan biomassa bisa mencapai 10,2 juta ton dengan implementasi co-firing di 52 PLTU PLN Grup,” kata Iwan.

Terus Ditingkatkan

Nantinya, prosentase penggunaan biomassa yang sebelumnya pada saat ini baru berkisar 3% terus tumbuh hingga 12% di setiap pembangkit. Upaya ini juga sekaligus mendorong target bauran energi hingga 23 persen pada tahun 2025.

Biomassa sebagai bauran energi terbukti dengan produksi energi bersih yang bisa dihasilkan. Energi bersih yang dihasilkan dari biomassa pada tahun 2023 mencapai 1 Terawatt Hour (TWh). Produksi energi bersih pun tumbuh hingga lebih dari 77% dari realisasi tahun 2022 sebesar 575 GWh.

Iwan menjelaskan sebagai subholding yang menjaga rantai pasok energi untuk pembangkit, PLN EPI akan terus menjaga pasokan dan kualitas dari bahan baku.

“Kami sebagai subholding yang menjamin rantai pasok energi primer ke pembangkit melakukan best effort untuk bisa menjaga keandalan listrik,” tegas Iwan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Roundtable Dialog Eksklusif bertema Strategi CFO Menghadapi Era Net Zero – Menjaga Profitabilitas, Akses Pembiayaan, dan Daya Saing, Rabu (24/6). (dok;Ist)
Energi

Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis

Jakarta, Bisnistoday – Sejumlah Chief Financial Officer (CFO) dari perusahaan anggota dan...

Diskusi INDEF
EKONOMIEnergi

Pemerintah Diminta Fokus Tata Kelola Hilirisasi Mineral Kritis

JAKARTA, Bisnistoday – Hilirisasi mineral kritis dinilai belum memberikan dampak signifikan positif...

Petronas
EKONOMIEnergi

PC Ketapang II Ltd. Gelar First Steel Cutting Ceremony Proyek Pengembangan Lapangan Bukit Panjang

BINTAN, Bisnistoday – PC Ketapang II Ltd. (PCK2L), anak perusahaan Searah Limited,...

SPBU
Energi

Sulit Ditahan, Harga Pertamax Ron 92 Naik Menjadi Rp16.250 per Liter

JAKARTA, Bisnistoday – Masyarakat kembali terkaget-kaget tiba-tiba harga Pertamax Ron 92 mengalami...