www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home LIFESTYLE Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England
LIFESTYLESport & Health

Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Berita mengejutkan datang dari All England 2021 menyusul seluruh atlet bulu tangkis Indonesia dipaksa angkat koper. Tujuh wakil tim ‘Merah Putih’ dari berbagai nomor itu seluruhnya didiskualifikasi dari turnamen bulu tangkis tertua itu pada Kamis (18/3/2021) pagi WIB.

Sejumlah pemain Indonesia sudah berlaga di babak pertama, Rabu (17/3) dan meraih kemenangan seperti Jonatan Christie, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Namun kemudian pemain-pemain yang belum bertanding di hari pertama seperti Anthony Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Praveen Jordan/Melati Daeva dinyatakan walkover. Pun demikian halnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang sudah lolos ke babak kedua.

Kondisi terbaru dari turnamen yang berlangsung di Inggris itu diumumkan PBSI lewat rangkaian cuitan di akun twitternya, @INAbadminton.

“Tim Indonesia dipaksa mundur dari Yonex All England 2021 & tidak dapat melanjutkan pertandingan, karena saat terbang dari Istanbul ke Birmingham, Sabtu (13/3), terdapat penumpang positif Covid-19. Kami tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut.”

Manager Tim Indonesia Ricky Soebagdja menjelaskan sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif covid-19, maka diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Sehingga, tim Indonesia terpaksa mundur dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Center, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu.

“Sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan yang positif Covid-19, harus isolasi diri 10 hari. Sehingga, tim Indonesia dipaksa mundur dan isolasi sampai 23 Maret di Birmingham, terhitung 10 hari sejak kedatangan ke Birmingham, Sabtu (13 Maret) lalu,” jelas Ricky. 

Ricky mengaku BWF dan Panitia Penyelenggara All England tidak bisa berbuat apa-apa lantaran hal ini sudah menjadi regulasi pemerintah Inggris.

“Namun dapat dipastikan, keadaan seluruh Tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua,” ujar Ricky.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sport & Health

Tebak Juara Dunia 2026 di Mansion Sports Ayo Rebut Hadiahnya!

JAKARTA, Bisnistoday,- Pesta bola dunia 2026 menyajikan laga-laga penuh kejutan dan juga...

Sport & Health

Rahasia di Balik Strategi TCP Group Membidik Generasi Emas Olahraga Indonesia Sebelum Dilirik Pihak Lain

JAKARTA, Bisnistoday,- Lanskap olahraga profesional di kawasan Asia Tenggara kini bersiap menghadapi...

WINGS Food
Sport & Health

AQUVIVA Ajak Masyarakat Menjaga Hidrasi Optimal di Hari Hidrasi Nasional 

JAKARTA, Bisnistoday - Momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA sebagai air minum dalam...

PLN Icon Plus
Sport & Health

Dukung Produktivitas Kerja, PLN Icon Plus dan Siloam Hadirkan SBS Well-Being & Digital Excellence Series

PALEMBANG, Bisnistoday  – PLN Icon Plus SBU Sumbagsel berkolaborasi dengan Siloam Hospitals...