www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Juni 2026
Home GLOBAL Timbunan Artefak Zaman Besi Ditemukan di Inggris
GLOBALHumaniora

Timbunan Artefak Zaman Besi Ditemukan di Inggris

Para ahli berpendapat kedua endapan tersebut mewakili salah satu timbunan Zaman Besi terbesar yang pernah ditemukan di Inggris.

Para arkeolog Inggris melakukan penggalian (dok:Youtube)
Social Media

JAKARTA-Bisnistoday: Pada 2021, seorang pencari logam menemukan timbunan besar artefak Zaman Besi berupa senjata, bejana, dan kereta atau gerobak logam yang terbakar, di Inggris utara. Ia kemudian melaporkan temuan di dekat Desa Melsonby, Yorkshire itu kepada para arkeolog.

Setelah melakukan penggalian, mereka menemukan dua endapan terpisah lainnya, dengan total lebih dari 950 artefak, termasuk “ban” besi untuk roda kayu, sebuah kuali, mangkuk pengaduk anggur yang berhias, dan ujung tombak upacara.

Para ahli berpendapat kedua endapan tersebut mewakili salah satu timbunan Zaman Besi terbesar yang pernah ditemukan di Inggris.

Belum lama ini, sebuah studi yang terbit pada 17 Maret 2026 di jurnal Antiquity, menunjukkan bahwa timbunan tersebut mungkin dulunya digunakan dalam upacara pemakaman seorang ratu di Zaman Besi, sebelum sengaja dibakar, dirusak, dan dikubur.

“Jelas bahwa Melsonby bukanlah tempat penguburan [karena] kami tidak memiliki bukti adanya mayat,” kata Tom Moore, salah satu penulis studi dan arkeolog di Universitas Durham di Inggris, kepada Live Science.

Suku Brigantes

Moore dan rekan-rekannya berpendapat bahwa ukuran timbunan di Melsonby dan banyaknya artefak mahal menunjukkan bahwa itu adalah bagian dari upacara pemakaman kaum elite  Suku Brigantes dari Zaman Besi. Mereka sebagian umumnya berasal dari Celtic.

Brigantes menguasai situs kerajaan Stanwick di dekatnya, beberapa ratus kaki dari lokasi penemuan timbunan tersebut. Pada waktu itu, Stanwick adalah desa berbenteng yang oleh bangsa Romawi disebut “oppidum”,. Bangsa Celtic biasanya mendirikannya di puncak bukit atau daerah pertahanan lainnya.

Menurut Moore membakar atau menghancurkan benda-benda merupakan praktik utama dalam banyak upacara pemakaman di era prasejarah. “Sebagian besar material mereka bakar dalam suhu tinggi , cukup untuk melelehkan paduan tembaga dan perak,” katanya.

Para peneliti menggunakan penanggalan karbon untuk menentukan bahwa artefak tersebut berasal dari abad pertama SM. Sementara gaya dan hiasannya, termasuk karang dari Laut Meraditenia menunjukkan bahwa kaum elite di Stanwick memiliki hubungan dengan daratan Eropa.//

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wamendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Kaji Tata Kelola Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru

DENPASAR, Bisnistoday - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus...

Salah satu univeritas di Guangdong, Tiongkok. (Unsplasg/Lan Lin)
Humaniora

Hari ini, Jutaan Siswa di Tiongkok Ikuti Tes Masuk Perguruan Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday - Ratusan siswa di Tiongkok berbondong-bondong memasuki tempat ujian di...

Univ. Paramadina
HEADLINE NEWSHumaniora

LLDIKTI Wilayah III Usulkan Tata Ulang Waktu Penerimaan Mahasiswa

JAKARTA, Bisnistoday- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III terhadap Memperhatikan keberlangsungan...

mendikdasmen
Humaniora

Hak Pendidikan Anak, Kemendikdasmen Tingkatkan Penanganan Anak Putus Sekolah

JAKARTA, Bisnistoday – Kemendikdasmen memastikan akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia memperoleh...