JAKARTA-Bisnistoday: Pada 2021, seorang pencari logam menemukan timbunan besar artefak Zaman Besi berupa senjata, bejana, dan kereta atau gerobak logam yang terbakar, di Inggris utara. Ia kemudian melaporkan temuan di dekat Desa Melsonby, Yorkshire itu kepada para arkeolog.
Setelah melakukan penggalian, mereka menemukan dua endapan terpisah lainnya, dengan total lebih dari 950 artefak, termasuk “ban” besi untuk roda kayu, sebuah kuali, mangkuk pengaduk anggur yang berhias, dan ujung tombak upacara.
Para ahli berpendapat kedua endapan tersebut mewakili salah satu timbunan Zaman Besi terbesar yang pernah ditemukan di Inggris.
Belum lama ini, sebuah studi yang terbit pada 17 Maret 2026 di jurnal Antiquity, menunjukkan bahwa timbunan tersebut mungkin dulunya digunakan dalam upacara pemakaman seorang ratu di Zaman Besi, sebelum sengaja dibakar, dirusak, dan dikubur.
“Jelas bahwa Melsonby bukanlah tempat penguburan [karena] kami tidak memiliki bukti adanya mayat,” kata Tom Moore, salah satu penulis studi dan arkeolog di Universitas Durham di Inggris, kepada Live Science.
Suku Brigantes
Moore dan rekan-rekannya berpendapat bahwa ukuran timbunan di Melsonby dan banyaknya artefak mahal menunjukkan bahwa itu adalah bagian dari upacara pemakaman kaum elite Suku Brigantes dari Zaman Besi. Mereka sebagian umumnya berasal dari Celtic.
Brigantes menguasai situs kerajaan Stanwick di dekatnya, beberapa ratus kaki dari lokasi penemuan timbunan tersebut. Pada waktu itu, Stanwick adalah desa berbenteng yang oleh bangsa Romawi disebut “oppidum”,. Bangsa Celtic biasanya mendirikannya di puncak bukit atau daerah pertahanan lainnya.
Menurut Moore membakar atau menghancurkan benda-benda merupakan praktik utama dalam banyak upacara pemakaman di era prasejarah. “Sebagian besar material mereka bakar dalam suhu tinggi , cukup untuk melelehkan paduan tembaga dan perak,” katanya.
Para peneliti menggunakan penanggalan karbon untuk menentukan bahwa artefak tersebut berasal dari abad pertama SM. Sementara gaya dan hiasannya, termasuk karang dari Laut Meraditenia menunjukkan bahwa kaum elite di Stanwick memiliki hubungan dengan daratan Eropa.//

