JAKARTA, Bisnistoday – Menyatakan adanya penyelesaian agenda lebih dahulu, Silmy Karim Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mengunjungi Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar 10.30 WIB malam.
Silmy yang dijaga ketat aparat keamannya, masuk ke Gedung Merah Putih dengan sangat irit bicara kepada awak media. “Ya, gini aja, menyelesaikan agena,” ucap Silmy saat tiba di KPK, Rabu (3/6) malam.
Media menyoroti personel keamanan Silmy Karim yang terlihat agak kasar perlakuanya terhadap para wartawan foto khususnya. Bahkan, pasukan ajudan ini dikabarkan menyikut kanan dan kiri, dengan perlakuan agak brutal.
Kedatangan Wamen Silmy Karim ini diduga kuta ada hubunganya dengan operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. OTT tersebut diketahui merupakan yang ke-11 selama 2026.
Dikabarkan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pengurusan izin tinggal warga negara asing, yakni Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).
Kemudian dalam operasi yang dilakukan sejak Selasa (2/6) malam, KPK mengamankan belasan orang, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.
Pada Rabu petang, KPK mengumumkan pencarian terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim terkait rangkaian operasi tersebut./ant/

