www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Wamendag Akui Indonesia Rentan Krisis Pangan
Ekonomi & Bisnis

Wamendag Akui Indonesia Rentan Krisis Pangan

BERAS IMPOR
BERAS IMPOR sedang proses loading di pelabuhan, beberapa waktu lalu./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan, didalam The Global Food Security Index (GFSI) Indonesia pada 2022, Indonesoa berada di peringkat 63 dari 113 negara dengan skor 60,2.Indonesia menduduki urutan ke-4 di antara negara ASEAN lainnya, yaitu Singapura di peringkat 28, Malaysia di peringkat 41, Vietnam di peringkat 46, Thailand di peringkat 64, dan Filipina di peringkat 67.

“GFSI Indonesia berada di peringkat 63 dari 113 negara. Kondisi ini perlu kita waspadai, sebab ketahanan pangan Indonesia tidak terlepas dari tantangan global yang mencakup fluktuasi harga pangan dan energi global, disrupsi rantai pasok global, serta perubahan iklim yang menjadi isu penting saat ini,” kata Wamendag Jerry.

Berdasarkan data World Metrological Organization (WMO) dan the US Climate Prediction Center ENSO, kawasan di Asia Pasifik akan mengalami El Nino pada 2023. Bahkan, El Nino di Indonesia diprediksi berlanjut pada semester II 2023.

Wamendag Jerry menyebutkan, beberapa faktor berpengaruh terhadap rantai pasok global, antara lain kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 dan konflik Rusia-Ukraina. Sementara, di tengah krisis pangan global, beberapa negara juga melakukan aksi pembatasan ekspor produk pangan tertentu, seperti Argentina yang masih menerapkan larangan ekspor untuk kedelai hingga akhir 2023 dan India yang mengumumkan rencana pelarangan ekspor beras.

Komoditas Pangan

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, Indonesia telah berhasil mengendalikan angka inflasi, khususnya inflasi pangan bergejolak. Inflasi Indonesia tercatat sudah kembali berada di bawah angka empat persen. Pada Agustus 2023, bahkan tercatat 3,27 persen (YoY) lebih rendah dari Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Wamendag Jerry menambahkan, beberapa strategi Kementerian Perdagangan dalam mewujudkan ketahanan pangan, yaitu stabilisasi harga dan ketersediaan stok bahan pokok, percepatan digitalisasi perdagangan, penguatan fasilitas logistik dan distribusi hingga ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan, peningkatan promosi produk pertanian dan pangan, serta pemanfaatan kerja sama perdagangan internasional.

Selain itu, saat ini Indonesia telah memiliki 37 perjanjian perdagangan, baik secara bilateral, regional, dan multilateral. Sementara, dalam kerangka kerja sama World Trade Organization (WTO), Indonesia mendukung dua kesepakatan terkait pangan, yaitu deklarasi keseimbangan perdagangan dan penguatan produksi domestik, serta aspek keterjangkauan (affordability) dalam mengatasi ketahanan pangan.

Sedangkan, dalam lingkup ASEAN yaitu pada KTT ASEAN ke-43 lalu, juga telah disepakati ASEAN Leaders’ Declaration on Strengthening Food Security.

Kolaborasi Antar Lembaga

Jerry mengutarakan, kunci menghadapi krisis pangan global salah satunya dengan kolaborasi dan kerja sama antar kementerian dan lembaga. Hal tersebut bertujuan agar perumusan strategi untuk isu yang penting dan mendesak dapat lebih implementatif dan berdampak.

 “Kolaborasi antar kementerian dan lembaga penting untuk menghadapi krisis pangan global. Forum seperti ini adalah bentuk kolaborasi agar perumusan strategi untuk isu-isu yang penting dan mendesak dapat lebih implementatif dan berdampak,” ujar Wamendag Jerry.

Pernyataan tersebut disampaikan Wamendag Jerry saat menjadi narasumber dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) bertema “Strategi Ketahanan Pangan Nasional Menghadapi Ancaman El Nino dan Krisis Pangan Global” di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), kemarin.

Turut hadir Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Andi Widjajanto, Anggota Dewan Pengawas Badan Urusan Logistik Donny Gahral Adian, Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Bidang Perekonomian Edy Priyono, dan Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Keuangan Wahyu Utomo.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Sinergikan Tiga Program untuk Capai Target 10 Juta Wirausaha Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga inkubator berperan strategis untuk mencetak wirausaha baru yang...

GT Banyudono
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kementerian PU Pastikan Sepuluh Ruas Tol Baru Beroperasi Fungsional Jelang Nataru

JAKARTA, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol...

Komponen Otomotif
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menperin Menepis Tudingan Adanya Relokasi Sejumlah Perusahaan Komponen Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday -Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...