www.bisnistoday.co.id
Rabu , 24 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Wamenkop Pastikan Revitalisasi KUD di Sektor Gula dan Pupuk Dukung Swasembada Pangan
Ekonomi Rakyat

Wamenkop Pastikan Revitalisasi KUD di Sektor Gula dan Pupuk Dukung Swasembada Pangan

Social Media

MALANG, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Ferry Juliantono terus mendorong adanya revitalisasi Koperasi Unit Desa (KUD), yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Koperasi (Kemenkop) saat ini. Hal tersebut, mengingat pentingnya peran KUD sebagai instrumen membantu program Pemerintah terkait swasembada pangan.

“Kemenkop memastikan, revitalisasi KUD sebagai bagian penting dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan penyaluran pupuk bersubsidi,” katanya dalam kegiatan silaturahmi sekaligus kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur 2 Al-Murtadlo di Bululawang, Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (10/1).

Wamenkop Ferry menyampaikan, revitalisasi KUD menjadi salah satu program prioritas Kemenkop sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kemenkop akan memberikan dukungan tambahan kepada koperasi primer dan sekunder, khususnya yang berbentuk KUD. Dukungan ini mencakup revitalisasi aset-aset KUD, termasuk kantor dan gudang, untuk kemudian dilanjutkan dengan pengembangan usaha.

“Salah satu pengembangan usaha yang direncanakan adalah penambahan dryer untuk mengurangi kadar air gabah kering panen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gabah dan penyerapannya oleh Bulog,” jelasnya.

Ferry mengatakan, Kemenkop bersama Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, dan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari, untuk mempersiapkan transformasi penyaluran pupuk melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berbadan hukum koperasi di wilayah Jawa Timur.

“Diharapkan, dalam waktu dekat akan terbit Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur skema penyaluran pupuk bersubsidi kepada Gapoktan yang berbadan hukum koperasi tersebut,” ujarnya.

Baca juga:Dukung Program MBG dan Swasembada Pangan, Menkop Dorong Pemda Perkuat Peran KUD

Wamenkop juga ingin memastikan, dukungan revitalisasi KUD tidak hanya difokuskan pada aset fisik, namun pengembangan usaha juga akan menjadi fokus utama setelah revitalisasi aset selesai.

Pengembangan Kopontren

Di kesempatan yang sama, Wamenkop Ferry juga hadir bersilaturahmi ke Ponpes An Nur 2 Al-Murtadlo di Bululawang, Malang, sekaligus mengecek persiapan untuk pemberian bantuan pembiayaan oleh LPDB-KUMKM ke koperasi pesantren (kopontren).

“LPDB-KUMKM menerima tambahan anggaran sebesar Rp10 triliun. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat program pembiayaan LPDB-KUMKM, khususnya untuk koperasi sektor riil,” terang Ferry.

Kolaborasi antara LPDB-KUMKM dan Ponpes An Nur 2 Al-Murtadlo telah berlangsung lama, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan koperasi.

Ia menegaskan, tambahan anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan skala kegiatan LPDB-KUMKM dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi koperasi dan masyarakat sekitarnya.

“Dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program pembiayaan yang dirancang, untuk membantu koperasi meningkatkan kapasitas dan usahanya,” katanya./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi Rakyat

Bertahan Lewat Inovasi dan Digitalisasi, Kisah Eka Mengembangkan Usaha Telur Gabus Keju

BANDUNG, Bisnistoday - Ketergantungan pada penjualan musiman membuat Engkar Kardiah harus memutar...

Ekonomi Rakyat

KUR Dorong UMKM Tumbuh Lewat Akses Permodalan yang Mudah dan Aman

BANDUNG, Bisnistoday - Bagi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),...

Pelaku UMKM
Ekonomi Rakyat

Awalnya Kebutuhan Sendiri, Akhirnya Mampu Ekspor Produk Anti Hama

BOGOR, Bisnistoday - Di tengah ramainya Campuspreneur Expo, stan SanGreat Natural Indonesia...

Ekspor perdana lidi sawit ke Tiongkok.(dok:Aspekpir/BPDP)
Ekonomi Rakyat

Ekspor Lidi Sawit Miliki Prospek yang Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday –  Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) melepas...