MADIUN, Bisnistoday – Saat melintasi Kota Madiun, rasanya kurang lengkap kalau tidak mencicipi masakah khas tradisionalnya, yakni nasi pecel. Warung pecel di Kota Madiun seperti sudah menjamur khususnya warung pecel yang berada di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Madiun.
“Warung pecel Pojok ini, menjadi langganan keluarga kalau mudik ke Kota Madiun. Rasanya kurang lengkap kalau tidak makan pecel, dan beda kalau disajikan di tempat lain,” ujar Galih Pratama (23 tahun) penikmat kuliner masakan pecel di Kota Madiun, kemarin.
Di sepanjang jalan HOS Cokroaminoto ini, tidak hanya Warung Pecel Pojok, tetapi juga Depot Pecel Wirkabul, dan Warung pecel lainnya. Masakan kuliner pecel juga tersedia di warung tenda di sepanjang jalan H Agus Salim, Kota Madiun.
“Biasanya sekeluarga juga mampir di warung tenda dekat Alun-Alun Kota Madiun ini. Tidak hanya pecel, juga menyajikan masakan khas Jawa Timur lainya, seperti tahu campur atau rawon,” ujarnya.

Nasi pecel ini merupakan makanan khas Kota Madiun yang berintikan sayuran rebus, dilengkapi dengan sambal kacang yang diaduk dengan air hangat. Seperti umumnya, nasi pecel disajikan bersama dengan kerupuk gendar, atau tempe kering serta lauk daging empal.
Sayuran rebus nasi pencel antara lain meliputi sayur kol, kacang panjang, petai cina (lamtoro), kemangi, toge rebus dan disajikan dengan bungkus daun pisang (pincuk). Selain lauk daging, juga disediakan lauk telur dadar, ayam goreng, atau lauk lainnya seperti lele goreng./











































