www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Desember 2025
Home BURSA & KORPORASI Waskita Beton Merehabilitasi Jaringan Irigasi Salamdarma
BURSA & KORPORASIKorporasi

Waskita Beton Merehabilitasi Jaringan Irigasi Salamdarma

HAMPARAN LAHAN Jaringan Irigasi Pertanian.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Tidak hanya berpengalaman menyuplai produk dan mengerjakan jasa konstruksi pada proyek infrastruktur jalan tol, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dipercaya untuk mengerjakan salah satu proyek di bidang perairan yaitu Proyek Rehabilitasi, Peningkatan dan Modernisasi Jaringan Irigasi Salamdarma, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dengan nilai kontrak sebesar Rp14,52 miliar.

“Pada proyek ini, WSBP menyuplai menyuplai produk beton lining sebanyak 7.000 batang dan sloof sebanyak 3.500 batang dari Plant Subang, Plant Sadang, dan Plant Karawang,” ungkap Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary.

Produk sloof merupakan produk precast bersama dengan lining yang merupakan suatu kesatuan yang berfungsi sebagai penahan dinding tanah pada proyek infrastruktur antara lain jalan, saluran, dan lain-lain. Saat ini WSBP memiliki dua tipe produk sloof.

Baca Juga : Waskita Beton Precast Catatkan Laba Tahun 2022

Keduanya mempunyai dimensi panjang, lebar, dan tinggi yang sama (P= 1.40 meter, L= 0.40 meter, dan T= 0.50 meter). Perbedaan yang ada pada dimensi torehan yang disesuaikan dengan kondisi kemiringan tanah pada masing-masing proyek.

Hingga saat ini, total progress produksi pemenuhan order produk sloof dari ketiga plant tersebut sebesar 59,06% dan produk terkirim mencapai 46,31% dan produksi lining mencapai 56,17%, di mana yang sudah terkirim mencapai 43,2%.“Kami targetkan selesai seluruh proses suplai pada TW III/2023,”ujarnya.

Fandy menyatakan bahwa WSBP memiliki keunggulan sebagai supplier proyek-proyek infrastruktur yang didukung dengan kemampuan plant-plant miliki WSBP yang tersebar di wilayah Indonesia.

Tidak hanya suplai produk, WSBP juga mengerjakan konstruksi pemancangan produk CCSP sebanyak 1.035 batang dengan menggunakan metode drop hammer. Pemilihan metode ini karena mudah dalam mengoperasikannya dalam proses pemasangan pondasi. Saat ini progress produksi dan pengiriman CCSP sudah mencapai 100%. “Untuk progress pemancangan sudah mencapai 100%,”katanya.

Metode ini digunakan karena drop hammer merupakan salah satu alat pancang yang menggunakan double drum atau dengan crawler crane yang merupakan palu berat yang diletakkan pada ketinggian tertentu di atas tiang. Palu tersebut kemudian dilepaskan dan jatuh mengenai bagian atas tiang.

Dalam setiap pekerjaan konstruksi, WSBP selalu berkomitmen untuk mengimplementasikan proses kerja sesuai prosedur QHSE dengan dukungan sumber daya berkompeten di bidangnya. WSBP juga senantiasa menerapkan manajemen risiko dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dalam setiap proses bisnis perusahaan.

Harapannya dengan adanya irigasi Salamdarma ini dapat memberikan manfaat pengairan/irigasi yang dapat digunakan oleh masyarakat di sekitar Kabupaten Indramayu dan sekitarnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

RS Kandou Manado
Korporasi

Hutama Karya Rampungkan ‘Topping Off’ Gedung Layanan Kanker Terpadu RS R.D. Kandou Manado

MANADO, Bisnistoday  - Harapan baru bagi penguatan layanan kanker di kawasan timur...

Proyek HK pengerjaan gedung DPRD Sulsel
Korporasi

Hutama Karya Mulai Rehabilitasi Dua Kompleks Gedung DPRD di Sulawesi Selatan

MAKASSAR, Bisnistoday - Upaya pemulihan infrastruktur pemerintahan daerah di Sulawesi Selatan memasuki babak...

Korporasi

BRI Life Raih Penghargaan Top Young CEO & The Next 200 Future Leaders 2025

JAKARTA, Bisnistoday - Manajemen BRI Life  terpilih dalam Top 100 Young CEO...

Korporasi

Masa Tanggap Darurat Bencana Sumatera, Telkomsat Salurkan Bantuan Logistik

JAKARTA, Bisnistoday — Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera kembali...