www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Wujudkan Swasembada Pangan, Kemenkop dan Kadin Sinkronisasi Pengembangan Pabrik Pakan Ternak
Ekonomi Rakyat

Wujudkan Swasembada Pangan, Kemenkop dan Kadin Sinkronisasi Pengembangan Pabrik Pakan Ternak

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen mendukung upaya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia dengan mengembangkan pakan ternak memadai, agar dapat memaksimalkan produksi peternakan di Tanah Air.

“Karena ketahanan pakan ternak ini penting. Kalau tanpa pakan yang memadai, Indonesia nggak bisa memproduksi hasil-hasil peternakan yang maksimal. Mulai dari ayam, ikan, sapi, domba, kambing, dan sebagainya,” ucap Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi usai menerima audiensi dari jajaran Kadin bidang peternakan di kantor Kemenkop, Jakarta, Rabu (11/12).

Karena itu lanjut Menkop Budi Arie, pihaknya bersama Kadin menginisiasi untuk mendorong pembentukan pabrik pakan ternak. “Dan inilah potensi kita, potensi bangsa Indonesia untuk swasembada pangan, khususnya di sektor peternakan,” tegasnya.

Budi Arie berharap, dengan dukungan dan berbagai upaya yang akan dilakukan Kadin, swasembada pangan di bidang peternakan dapat segera terwujud. “Kita tidak bisa lagi mengandalkan impor. Ketahanan pangan adalah fondasi utama untuk masyarakat, terutama di tengah ketidakstabilan geopolitik,” ucapnya.

Baca juga:Wujudkan Ketahanan Pangan, KemenKopUKM Siap Adopsi Tata Kelola Peternakan Austrex

Tak hanya itu, dengan inisiatif ini, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemandirian dalam sektor peternakan dan memenuhi kebutuhan pangan nasional. Yang salah satunya juga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depannya.

Maksimalkan Pabrik

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Peternakan Cecep Muhammad Wahyudin menuturkan, Kadin berencana untuk memaksimalkan pabrik-pabrik yang saat ini tidak beroperasi.

Terutama milik Pemerintah Daerah (Pemda) di sentra produksi seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kami akan menjalin kerja sama dengan pabrik pakan swasta yang utilitasnya masih di bawah 100 persen,” ungkapnya.

Kadin juga berkomitmen untuk mencari bahan baku pakan yang lebih murah melalui kerja sama dengan koperasi dan Kementerian Koperasi.

Sebagai langkah awal, sambung Cecep, Kadin akan melakukan sinkronisasi data terkait berapa kebutuhan sapi potong, ayam petelur dan lainnya. Setelah itu dikalkulasikan dengan berapa kapasitas yang tersedia dan berapa kebutuhan bahan baku yang ada.

Hasil dari analisa tersebut juga akan diintegrasikan dan diskusikan bersama-sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

“Target kami adalah mencapai swasembada pangan, terutama dalam penyediaan pakan yang berkualitas untuk menekan harga hasil produksi,” tegasnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UMKM di NTB
Ekonomi Rakyat

Mendag Busan Dorong UMKM di NTB Berebut Pasar Ekspor

MATARAM, Bisnistoday.co.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil,...

Perkebunan milik PTPN IV PalmCO di Kalimantan. (Dok:PTPN)
Ekonomi Rakyat

Jejak PTPN IV PalmCo dalam Melestarikan Tradisi Baremah di Tanah Dayak

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Bagi masyarakat adat Dayak, tanah bukan hanya komoditas ekonomi,...

Kegiatan Farmer Field Day (FFD) Pengenalan Benih Bioteknologi yang diadakan Kementtrian Pertanian. (Dok:Kementan)
Ekonomi Rakyat

Kementan Perkuat Pemahaman Petani Terhadap Inovasi Benih Bioteknologi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Pengembangan padi lokal Rojolele di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,...

Salah satu gerai di Festival Jajanan Bango 2026. (FotoZahwah Alya Annisa)
Ekonomi Rakyat

Perkuat Ekosistem Kuliner Lokal, Bango Dukung Pertumbuhan UMKM

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Produsen kecap ternama, Bango kembali mendukung UMKM melalui Festival...