www.bisnistoday.co.id
Rabu , 29 April 2026
Home HEADLINE NEWS WWF 2024 : Setengah Populasi Dunia Alami Kelangkaan Air Parah
HEADLINE NEWS

WWF 2024 : Setengah Populasi Dunia Alami Kelangkaan Air Parah

Social Media

DENPASAR, Bisnistoday – Hampir separuh populasi dunia, berdasarkan data UN Water tahun 2022 lalu, mengalami kelangkaan air kategori parah. Hal tersebut diungkapkan oleh Tri Tharyat, Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kemenlu saat jumpa pers di media center, WWF ke-10, Tahun 2024 di Denpasar, Bali.

Tri menegaskan bahwa pertemuan WWF ke 10, tahun 2024 ini merupakan ajang penting. Berdasarkan laporan United Nation (UN) Water tahun 2022 lalu kondisi pemenuhan air sangat memprihatinkan.

“Sekitar setengah populasi dunia mengalami kelangkaan air parah. Tercatat sekitar 2,2 miliar, hidup tanpa air minum/bersih yang layak, serta sekitar 3,5 miliar populasi kekurangan akses sanitasi,” ungkap Tri mendampingi Menkominfo, Budi Arie Setiadi serta Dirjen Kominfo, Usman Kamsong.

Jadi lanjut Tri menegaskan, bahwa pertemuan WWF ke 10, tahun 2024 ini merupakan ajang penting. Merujuk pada SDGs (Sustainable Develooment Goals) pada tujuan VI menjadikan ketersediaan air dan sanitasi secara berkelanjutan  sampai sekarang tidak berjalan sesuai harapan (on the track).

Dari target global 2030 nanti, pada tahun 2024 baru mencapai 12 persen bagi negara berkembang. Namun khusus untuk Indonesia sudah cukup maju dengan cakupan sekitar 66 persen akses ke penduduk.

Kunci pesan (key message) dalam WWF 2024 mewujudkan deklarasi tingkat menteri yang pernah berjalan alot, yang dibahas di UNESCO tiga kali. yang dihadiri lebih 100 perwakilan negara.

“Diplomasi berjalan alot, dengan latar belakang berbagai kepentingan baik negara hulu maupun hilir. Dan diharapkan dengan kesungguhan diplomasi akan terwujud pada pembukaan WWF nanti,” tutur Tri.

Kesepakatan tersebut, yakni penetapan hari danau sedunia (World Lake Day). Kedua adalah, kesepakatan usulan centre of excelent dalam kaitan air dan perubahan iklim atau keduanya.

Selain itu, mewujudkan integrated water resources management khususnya untuk pulau-pilau kecil. Selanjutnya keempat yakni meninggalkan legacy dengan kesepakatan berbagai proyek dengan jumlah lebih dari 100 proyek, melalui kerja sama, Kemenlu, Kemenko Marves maupun Kementerian PUPR.”Nanti detaainya dipaparkan dalam deklarasi tingkat menteri.”

Tri mengutarakan, pelaksanaan WWF 2024 menjadi istimewa. Pertama, sejak WWF pertama di Maroko sampai sekarang baru terdapat segmen kepala negara (high level meeting).

Acara WWF ke 10 ini, bakal diikuti 48 perwakilan kepala negara dan organisasi internasional. pertama kali juga meluncurkan hasil deklarasi tingkat menteri sebagai bagian dari hydro diplamacy terkiat isu air global.

“Kegiatan agar terus diingat dan secara legacy akan menetapkan proyek yang sudah dikurasi kementerian terkait. Ini agar hasil nyata dari kegiatan Indonesia bahkan dunia.”

Menurut Tri Tharyat, kegiatan menesterial meeting ini diikuti 108 negara, dan 30 organisasi internasional. Dalam sistem telah mendaftar  20.121 peserta dan telah teregister 7.734 per setengah jam lalu.

Tantangan Pengelolaan Air

Budi Arie Setiadi, Menkominfo mengatakan,  World Water Forum ke 10 dengan tema Water for Shared Prosperity” untuk mendorong komitmen dunia dalam mengatasi tantangan pengelolaan air. Ind negara kepulauan snagat besar dalam memberikan solusi komprehensif dan solutif.

Selama ini media center melayni 800 jurnalis dengan dujjngan fasilitas seperti studio, media booth, dining hingga relaksasi.Begitupun  dalam penuelenggaraan WWF merangkul berbagai lembaga, Kemenko Marves, Kemnertian PUPR.

“Keluarkan rilis, foto, radio maupun medsos. dan bisa diakses langsung mekalui website.”

Hingga saat ini, sebanyak 220 media, 790 jurnalis yang terdaftar, serta dukungan pemantauan spektrum layanan jaringan, dengan monitoring secara berkala. Hal ini dilakukan agar pelayanan tetap prima selama pelaksanaan WWF.

“Semoga forum ini berikan solusi yang solutif dan kongrit. Banyak daerah di Indinesia banyak problemtika dengan air. Air itu dingin dan, tetap cold dalam meliput.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Kemiskinan
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Rakyat Kelaparan, APKLI Perjuangan Inisiasi Gerakan Nasional Saweran Rakyat Kecil

JAKARTA, Bisnistoday – Terpuruknya perekonomian nasional, mendorong elemen masyarakat yang tergabung dalam...

Presiden AS
GLOBALHEADLINE NEWSKawasan Global

Trump Mengaku Sebagai Sasaran Insiden Penembakan di Acara Makan Malam

JAKARTA, Bisnistoday – Insiden penembakan terjadi di dekat sebuah hotel di Washington...

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)
HEADLINE NEWSNasional

Dua Dirjen Kementerian PKP Pamit Mundur, Ada Apa?

JAKARTA, BisnisToday – Dua Dirjen Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pamit...