www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat 2024, LPDB-KUMKM Target Penyaluran Dana Bergulir Rp1,85 Triliun
Ekonomi Rakyat

2024, LPDB-KUMKM Target Penyaluran Dana Bergulir Rp1,85 Triliun

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menarget penyaluran dana bergulir tahun 2024 sebesar Rp1,85 triliun. Dari alokasi itu, sebesar 60 persen untuk konvensional dan 40 persen untuk syariah.

Dari jumlah tersebut, sektor riil menjadi fokus utama dengan alokasi dana sebesar Rp600 miliar.

Dari target penyaluran tersebut, hingga saat ini LPDB KUMKM telah menyalurkan sekitar 27 persen.

“LPDB-KUMKM berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada koperasi sektor riil melalui ekosistem yang dibangun bersama offtaker, dalam rangka memperkuat sektor ekonomi riil di Indonesia,” kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo di Jakarta, Selasa (02/04).

Selain itu, upaya strategis lainnya LPDB-KUMKM juga bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IA) dalam mengembangkan Standar Akuntansi Koperasi di Indonesia, sebagai upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana bergulir.

Supomo menambahkan, dalam melakukan proses penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM juga terus menerapkan aturan dan kriteria yang jelas dan konsisten dalam proses penyaluran dana bergulir.

“Kita harus tegakkan aturan, termasuk pendampingan LPDB yang mengikuti aturan yang ada, agar proses pengajuan dana bergulir dapat berjalan dengan lancar dan berkinerja baik,” ujarnya.

Adapun dalam menjalankan pendampingan, LPDB-KUMKM juga melaksanakan inkubator untuk menginkubasi koperasi agar memiliki kinerja yang sehat dan tata kelola yang baik.

“LPDB-KUMKM berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penyaluran dana bergulir kepada koperasi,” kata Supomo.

Perkuat Peran Satgas

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Oetje Koesoema Prasetia menambahkan, selain strategi penyaluran, LPDB-KUMKM juga terus memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) yang tersebar di lima Provinsi di Indonesia, yakni Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Baca juga: LPDB-KUMKM Dukung Koperasi Produsen Minyak Makan Merah

“Kami terus memperkuat peran Satgas ini, dan juga intensif melaksanakan Sosialisasi dan juga Bimbingan Teknis, sehingga koperasi yang mau mengajukan proposal pinjaman atau pinjaman dana bergulir bisa mendapatkan informasi dan pelayanan yang tepat,” kata Oetje./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi Rakyat

Bertahan Lewat Inovasi dan Digitalisasi, Kisah Eka Mengembangkan Usaha Telur Gabus Keju

BANDUNG, Bisnistoday - Ketergantungan pada penjualan musiman membuat Engkar Kardiah harus memutar...

Ekonomi Rakyat

KUR Dorong UMKM Tumbuh Lewat Akses Permodalan yang Mudah dan Aman

BANDUNG, Bisnistoday - Bagi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),...

Pelaku UMKM
Ekonomi Rakyat

Awalnya Kebutuhan Sendiri, Akhirnya Mampu Ekspor Produk Anti Hama

BOGOR, Bisnistoday - Di tengah ramainya Campuspreneur Expo, stan SanGreat Natural Indonesia...

Ekspor perdana lidi sawit ke Tiongkok.(dok:Aspekpir/BPDP)
Ekonomi Rakyat

Ekspor Lidi Sawit Miliki Prospek yang Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday –  Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) melepas...