www.bisnistoday.co.id
Senin , 29 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI IHSG Kembali Melemah, Rupiah Stagnan
BURSA & KORPORASI

IHSG Kembali Melemah, Rupiah Stagnan

IHSG dan rupiah melemah
IHSG dan kurs rupiah pada perdagangan Kamis (30/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (28/10) kembali  melemah 78,13 poin ke posisi 6.524,08. Sementara indeks LQ45 turun 14,01 poin ke posisi 942,81.

Penurunan IHSG pada hari ini salah satunya disebabkan turunnya sektor energi akibat mayoritas harga komoditas dunia mengalami pelemahan termasuk batubara. Selain itu, juga terpengaruh dari indeks regional Asia yang kompak melemah.

“Tensi yang kembali meningkat antara AS-China juga menjadi concern dari investor regional terhadap rantai perdagangan,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Kamis (28/10).

Kenaikan inflasi dan krisis energi memaksa negara seperti China membatasi tingkat produksi sektor industri. Hal itu yang membuat tingkat produksi baja pada September turun 8,9 persen (yoy).

Sedangkan negara tujuan lainnya seperti India mencatatkan penurunan impor batubara pada September sebesar 32,42 persen (yoy).

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mempertimbangkan untuk menyesuaikan harga batubara acuan dalam negeri (HBA) di dalam peraturan domestic market obligation (DMO).

Hal itu diharapkan dapat mengurangi dampak kenaikan harga batubara yang signifikan terhadap sektor industri. Untuk tahun ini pemerintah masih menjaga kebijakan DMO sebesar 25 persen.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di teritori negatif hingga sesi pertama perdagangan saham berakhir. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 2,68 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang baku masing-masing minus 2,22 persen dan minus 1,94 persen. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor teknologi sebesar 0,77 persen.

Menjelang penutupan perdagangan terjadi aksi beli oleh investor asing. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp504,71 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.389.198 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,4 miliar lembar saham senilai Rp13,49 triliun. Sebanyak 152 saham naik, 381 saham menurun, dan 131 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 278,15 poin atau 0,96 persen ke 28.820,09, indeks Hang Seng turun 73,01 poin atau 0,28 persen ke 25.555,73, dan indeks Straits Times terkoreksi 14,35 poin atau 0,45 persen ke 3.203,82.

Rupiah Stagnan

Sementara itu, nilai tukarrupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup stagnan alias sama dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.173 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan terhadap dolar AS hari ini yang dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra seperti dikutif Antara.

Menurut Ariston, pelaku pasar mengkhawatirkan perlambatan ekonomi karena kenaikan inflasi yang terjadi akibat terhambatnya suplai dan kenaikan harga energi.

Kenaikan inflasi dinilai bisa memicu bank-bank sentral dunia mengetatkan kebijakan moneternya yang malah bisa menekan laju pertumbuhan ekonomi.

“Pasar juga mungkin mengantisipasi kebijakan tapering AS yang mungkin akan diumumkan setelah rapat kebijakan moneter nank sentral AS pada tanggal 4 November, seminggu lagi,” ujar Ariston.

Di sisi lain, menurunnya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS terutama tenor 10 tahun ke bawah level 1,6 persen menahan pelemahan rupiah./


Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

eBay (dok: usplash/appshunter-io)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisKorporasiOtomotif & Tekno

GameStop Akuisisi eBay Senilai Rp975 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday -GameStop, salah satu perusahaan ritel pengecer video game asal Amerika...