www.bisnistoday.co.id
Minggu , 5 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI BI Pertahankan Suku Bunga Acuan, IHSG Terkoreksi
BURSA & KORPORASI

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan, IHSG Terkoreksi

IHSG pada perdagangan Kamis (18/11) ditutup melemah, sementara rupiah meguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kebijakan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan justru menjadi sentimen negatif bagi investor pasar modal. Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (18/11) ditutup melemah.

IHSG ditutup melemah 39,34 poin posisi 6.636,47. Sementara Indeks LQ45 turun 7,46 poin ke posisi 945,94.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 persen, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat dengan sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 0,36 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,16 persen.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dengan sektor keuangan paling dalam yaitu minus 0,93 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor properti & real estat masing-masing minus 0,82 persen dan minus 0,7 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp419,41 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.354.277 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,04 miliar lembar saham senilai Rp11,99 triliun. Sebanyak 237 saham naik, 265 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 89,67 poin atau 0,3 persen ke 29.598,66, Indeks Hang Seng turun 330,36 poin atau 1,29 persen ke 25.319,72, dan Indeks Straits Times terkoreksi 1,68 atau 0,05 persen ke 3.234,36.

Rupiah Justru Menguat Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat usai Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan.

Rupiah sore ini ditutup menguat 24 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.220 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.244 per dolar AS.

“Dolar melemah terhadap mata uang lainnya pada hari ini setelah mencapai level tertingginya dalam 16 bulan,” kata analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi seperti dikutif Antara.

Data penjualan ritel AS yang kuat awal pekan ini menambahkan amunisi bagi penguatan dolar yang dimulai pekan lalu setelah angka inflasi AS yang kuat mendukung spekulasi pasar bahwa The Fed harus menaikkan suku bunga sekitar pertengahan tahun depan.

Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan bank sentral akan terus memantau apakah inflasi akan turun seperti yang diperkirakan.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 November 2021.

Bank sentral menyatakan keputusan tersebut sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan, di tengah perkiraan inflasi yang rendah serta upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

eBay (dok: usplash/appshunter-io)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisKorporasiOtomotif & Tekno

GameStop Akuisisi eBay Senilai Rp975 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday -GameStop, salah satu perusahaan ritel pengecer video game asal Amerika...