BALI, Binsistoday- PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jasamarga Bali Tol (JBT) kembali melakukan kenaikan tarif jalan tol Bali Mandara pada awal Tahun 2022. Pemberlakukan tarif Jalan Tol Bali Mandara yang baru nanti berdasarkan pada inflasi periode November 2019-November 2021 Provinsi Bali sebesar 2,62%. Penyesuaian Tarif Tol Ruas Tol Bali Mandara, mulai efektif pada Sabtu, (26/2) pukul 24.00 WITA.
“Penyesuaian tarif itu penting bagi bisnis jalan tol karena merupakan bentuk pengembalian investasi, selain itu, penyesuaian tarif juga menjadi penting untuk memastikan pengelola jalan tol telah memberikan pelayanan yang prima kepada pengguna jalan karena ada Standar Pelayanan Minimal jalan tol yang harus dipenuhi,” ujar Mahbullah Nurdin selaku Plh Anggota BPJT Kementerian PUPR kepada media di Bali, kemarin.
Menurutnya, penyesuaian tarif secara reguler merupakan bagian dari wujud kepastian dari skema pengembalian investasi pembangunan jalan tol sesuai dengan Business Plan untuk membangun iklim investasi jalan tol yang kondusif, serta mendorong kemampuan Badan Usaha Jalan Tol dalam meningkatkan level pelayanan bagi pengguna jalan.
Sementara, I Ketut Adiputra Karang selaku Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tollroad, mengatakan, secara konsisten terus meningkatkan pelayanan di seluruh aspek Jalan Tol Bali Mandara.
“Tidak hanya upaya peningkatan kualitas meliputi pemeliharaan jalan, pengecatan dinding pembatas jalan tol, perbaikan rambu, perbaikan gerbang tol, namun juga berupa beautifikasi di sepanjang operasional Jalan Tol Bali Mandara berupa penanaman tanaman hias di simpang susun, tapper jalan tol, serta median jalan tol,” tuturnya.
Berita Terkait : Tarif Tol Ruas Dalam Kota Jakarta Resmi Dinaikkan
Perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan standar pelayanan operasional jalan tol yang mendukung asas keberlanjutan dengan penggunaan energi ramah lingkungan melalui penandatanganan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berupa panel surya di sepanjang jalur roda dua bersama PT Bukit Energi Investama (BEI). Tenaga listrik ramah lingkungan ini nantinya akan menjadi sumber energi utama bagi operasional Jalan Tol Bali Mandara.
Selain itu, menurut Adiputra Karang, sebagai bentuk kepedulian lingkungan, JBT akan terus melanjutkan penanaman tanaman Mangrove yang sebelumnya mencapai 70 ribu tanaman, menjadi kurang lebih 750ribu ribu tanaman mangrove jelang gelaran Presidensi G20 tahun 2022 di Bali.
Jalan Tol Bali Mandara merupakan salah satu ikon infrastruktur kebanggaan Indonesia. Hasil karya anak bangsa yang berhasil membangun jalan tol atas laut satu-satunya di Indonesia yang ditopang oleh 14.000 tiang berkekuatan 1.000 tahun gempa. Jalan Tol Bali Mandara juga menjadi gerbang bagi berbagai perhelatan internasional di Provinsi Bali karena langsung tersambung dengan Bandara Internasional Ngurah Rai, Pelabuhan Internasional Benoa, juga kawasan Nusa Dua./







































