JAKARTA, Bisnistoday – Kapolri,Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo berjanji akan memberikan keterangan sejelas mungkin mengenai kematian Brigadir J Yosua Hutabarat di Rumah Dinas, Mantan Kadiv Propam Polri, Irjenpol, Ferdy Sambo, beberapa waktu lalu. Kapolri telah memeriksa tiga jenderal bintang tiga mengenai kaitannya dengan kematian Brigadir J Yosua Hutabarat.
“Kita telah memeriksa 25 personel, tiga personel Pati Bintang Tiga, Kombes 5 personel, AKBP 3 personel, Kompol 2 personel, Pama (Perwira Pertama) 7 personel, Bintara dan Tamtama 5 personel. Mereka berasal dari beberapa kesatuan, yakni ditpropam, Polres Jaksel, dan Bareskrim,” ungkap Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Kamis (4/8).
Listyo mengatakan,Tim Krimsus yang dipimpin ole Irwasum Polri, telah memeriksa 25 personel tersebut dan proses terus berjalan. Pemeriksaan terkait ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP, dan beberapa hal yang membuat proses TKP dan hambatan-hambatan penanganan TKP dan penyidikan. Tentunya apabila ditemukan tidak pidana, maka akan diproses pidana yang dimaksud.
“Kita malam mini akan keluarkan untuk secara khusus, menyangkut mutasi. Diharapkan proses penyidikan atas meningganya Brigadir Yosua Hutabara dapat berjalan baik, dan mampu menjelaskan ke masyarakat agar semua jadi terang,” ujarnya.
Agar Berjalan Lancar
Kapolri Listyo Sigit menambahkan, proses penyidikan terhadap meninggalkan Brigadir Yosua diharapkan dapat berjalan transparan. Beberapa waktu sebelumnya, Polri juga telah menonaktifkan dan membuka ruang untuk melakukan autopsi ulang.
“Kemarin juga telah ada penetapan tersangka. Secara khusus Kabareskrim akan menjelaskan.Ini penting bagi masyarakat untuk mengetahui, yang beberapa waktu lalu mungkin menayakan terkait CCTV rusak, yang tentunya menjadi hal yang harus dijelaskan juga,” terangnya.









































