www.bisnistoday.co.id
Rabu , 8 Juli 2026
Home EKONOMI KITB Bakal Prioritaskan Pencari Kerja di Sekitar Kawasan
EKONOMISektor Riil

KITB Bakal Prioritaskan Pencari Kerja di Sekitar Kawasan

FORUM MASYARAKAT : Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusdi Cakrawangsa dalam forum Pembinaan Bursa Kerja Khusus di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (7/9).
Social Media

PEKALONGAN, Bisnistoday – Dalam rangka percepatan penyediaan tenaga kerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK yang ada di Batang dan sekitarnya.

“Ini karena salah satu agenda strategis dalam penyiapan SDM calon tenaga kerja di KITB adalah penguatan BKK di semua SMK dan LPK di Batang dan daerah sekitarnya,” kata Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusdi Cakrawangsa dalam forum Pembinaan Bursa Kerja Khusus di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (7/9).

Acara yang digelar oleh Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemnaker itu menghadirkan BKK SMK dan LPK di Batang, Pekalongan, dan Pemalang. Acara itu digelar untuk memastikan agar SMK dapat memfasilitasi lulusannya untuk menjadi tenaga kerja di KITB. 

Lebih lanjut Caswiyono menegaskan,BKK tersebut harus terhubung dan menjadi bagian dari ekosistem pasar kerja yang telah disiapkan oleh Kemnaker. Sebagaimana diketahui, Kemnaker telah membangun sistem pasar kerja baik secara manual maupun digital.

Pelayanan Pasar Kerja

Ia mengatakan, secara offline pelayanan pasar kerja dikelola melalui Anjungan SIAPkerja yang melayani pencari dan pemberi kerja. Layanan itu secara digital juga terhubung dengan platform digital SIAPkerja yang dapat diakses dari mana pun. 

“BKK-BKK yang telah ada harus terkoneksi dengan SIAPkerja untuk memberilan pelayanan secara mudah dan gratis,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagai sumber suplay tenaga kerja, keberadaan SMK dan LPK sangat strategis dalam ekosistem ketenagakerjaan di KITB. Untuk itu pihaknya menyarankan agar kejuruan dan program pendidikan dan pelatihannya disesuaikan dengan kebutuhan lowongan pasar kerja. 

“Agar link and match dengan demand di KITB, maka sebaiknya SMK dan LPK  mengadaptasikan kejuruan dan programnya dengan kebutuhan tenaga kerja di KITB,” jelasnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Agrinas Palma Bangun Model Kemitraan Koperasi Sawit

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Digelar Masif, Kemenkop dan Dekopin Gelar Kick Off Bulan Koperasi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar...

Demam Piala Dunia di Bangladesh (dok: EFE/Mundo Deportivo)
EKONOMISport & Health

Bangladesh Kecipratan Cuan Piala Dunia

JAKARTA, Bisnistoday – Bangladesh memang tidak ikut serta di Piala Dunia 2026,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengemudi Ojol Resmi Berstatus Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday – Mulai 1 Juli 2026 pengemudi ojek online (ojol) roda...